MERAUKE, Papuatengah.news – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti meninjau sejumlah proyek infrastruktur strategis di Provinsi Papua Selatan, Rabu (15/07/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan percepatan pembangunan berjalan sesuai target guna mendukung peningkatan pelayanan publik, konektivitas wilayah, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Pastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Target
Rangkaian kunjungan kerja diawali dengan peninjauan pembangunan akses Jalan DOB–Jembatan Netto yang menjadi jalur utama menuju Kawasan Pusat Pemerintahan (KPP) Provinsi Papua Selatan.
Pemerintah menyampaikan progres pembangunan telah melampaui target yang direncanakan sehingga diharapkan dapat selesai lebih cepat tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Bahas Percepatan Kawasan Pusat Pemerintahan
Setelah peninjauan lapangan, rombongan menghadiri rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan di Kantor Gubernur Papua Selatan.
Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan serta dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan empat Daerah Otonomi Baru (DOB) di Tanah Papua.
Dorong KPP Masuk Proyek Strategis Nasional
Wamendagri Ribka Haluk menyampaikan pemerintah pusat terus mengupayakan agar pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan pada empat provinsi DOB di Papua dapat ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Menurutnya, dukungan pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diperlukan mengingat kemampuan fiskal pemerintah daerah masih terbatas dalam membiayai pembangunan infrastruktur secara mandiri.
Perkuat Pelayanan Publik dan Pengelolaan Otsus
Pemerintah pusat juga mengingatkan pemerintah daerah agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga.
Selain itu, pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) diharapkan semakin optimal sehingga mampu mendukung pembangunan daerah secara efektif dan meminimalkan terjadinya sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA).
Tinjau Pembangunan Perkantoran Pemerintah
Usai rapat koordinasi, rombongan meninjau pembangunan Kantor Gubernur Papua Selatan, Kantor DPR Papua Selatan, dan Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Selatan.
Pemerintah berharap seluruh fasilitas pemerintahan tersebut dapat segera difungsikan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan di provinsi baru.
Waduk Efata Mayo Dukung Air Baku dan Pertanian
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Waduk Efata Mayo yang dipersiapkan sebagai sumber penyediaan air baku bagi Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Selatan.
Selain mendukung kebutuhan air bersih, waduk tersebut juga dinilai memiliki potensi untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus dikembangkan sebagai destinasi wisata yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Pastikan Kesiapan Infrastruktur Irigasi
Rombongan turut meninjau Daerah Irigasi Waninggap guna memastikan kesiapan jaringan irigasi dalam mendukung program cetak sawah dan optimalisasi lahan pertanian di Kabupaten Merauke.
Pemerintah menilai infrastruktur irigasi memiliki peran penting dalam menjaga produktivitas sektor pertanian serta memperkuat posisi Merauke sebagai salah satu kawasan lumbung pangan nasional.
Lindungi Kawasan Pesisir dari Abrasi
Peninjauan juga dilakukan di proyek pembangunan pengaman abrasi Pantai Lampu Satu yang bertujuan melindungi kawasan pesisir, permukiman warga, dan infrastruktur dari ancaman abrasi pantai.
Pemerintah berharap pembangunan tersebut mampu mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pantai.
Dorong Penataan Kawasan Kapsul Waktu
Kunjungan kerja diakhiri dengan peninjauan kawasan Kapsul Waktu Merauke yang merupakan salah satu ikon Papua Selatan.
Pemerintah menilai kawasan tersebut perlu terus ditata melalui rehabilitasi infrastruktur, peningkatan fasilitas pendukung, penambahan penerangan, serta penanganan vandalisme agar tetap menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan mampu mendukung sektor pariwisata daerah.

Komentar