Nabire – Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley secara resmi membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (DIKLATDA) serta Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) BPD HIPMI Papua Tengah Tahun 2026 di Guest House Nabire, Senin (18/05/2026). Kegiatan tersebut dihadiri pengurus dan anggota BPD HIPMI Papua Tengah bersama para pengusaha muda dari berbagai daerah di Papua Tengah.
Dalam sambutannya, Deinas Geley menyampaikan apresiasi kepada HIPMI Papua Tengah yang dinilai konsisten membangun semangat kewirausahaan serta membuka ruang kolaborasi ekonomi bagi generasi muda di Tanah Papua.
Menurutnya, tema HIPMI “Pengusaha Pejuang, Pejuang Pengusaha” menjadi panggilan bagi anak muda Papua Tengah untuk tampil sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi daerah. Ia menegaskan Papua Tengah membutuhkan lebih banyak generasi muda yang mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi lokal, dan mendorong kemandirian masyarakat.
Wagub juga menyoroti besarnya potensi sumber daya alam, budaya, dan sumber daya manusia di Papua Tengah yang perlu dikelola melalui inovasi, keberanian berusaha, dan penguatan kapasitas generasi muda. Karena itu, kegiatan DIKLATDA dan FORBISDA dinilai strategis dalam membentuk pengusaha muda yang tangguh, kreatif, adaptif, dan berdaya saing.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjutnya, memandang HIPMI sebagai mitra penting dalam membangun ekonomi daerah berbasis potensi lokal, UMKM, serta pemberdayaan masyarakat. Pemerintah juga terus mendorong pengembangan usaha di berbagai sektor seperti pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, ekonomi kreatif, perdagangan, hingga teknologi digital.
Deinas Geley berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu melahirkan jejaring bisnis yang kuat, kolaborasi nyata, dan program pendampingan berkelanjutan bagi pengusaha muda Papua Tengah hingga ke tingkat kabupaten, distrik, dan kampung.

Komentar