Internasional Nasional
Beranda / Nasional / Kemhan Siapkan Kedatangan Giuseppe Garibaldi, Indonesia Segera Miliki Kapal Induk Pertama

Kemhan Siapkan Kedatangan Giuseppe Garibaldi, Indonesia Segera Miliki Kapal Induk Pertama

JAKARTA, Papuatengah.news – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut kedatangan kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia yang direncanakan menjadi kapal induk pertama dalam sejarah pertahanan Indonesia.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengatakan proses pengadaan kapal tersebut saat ini masih berjalan dan telah memasuki tahap persiapan pengiriman ke Indonesia.

“Kapal Garibaldi masih berproses. Saat ini sedang berjalan dan sudah memasuki tahapan persiapan pengiriman ke Indonesia,” kata Rico, Minggu (7/6/2026).

Meski demikian, jadwal kedatangan kapal induk tersebut masih bergantung pada situasi keamanan dan jalur pelayaran internasional, khususnya di kawasan Selat Hormuz yang saat ini terdampak konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Menurut Rico, kondisi geopolitik di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi distribusi logistik dan waktu pengiriman kapal menuju Indonesia.

Istana Belum Berencana Isi Kursi Wamen Imipas yang Ditinggalkan Silmy Karim

“Dengan kondisi Selat Hormuz yang masih dilanda konflik, tentu ada kemungkinan keterbatasan distribusi maupun penyesuaian waktu pengiriman,” ujarnya.

TNI AL Siapkan Awak Kapal

Terkait kesiapan pengawak kapal induk, Kemhan menyerahkan seluruh proses kepada TNI Angkatan Laut.

Rico menjelaskan bahwa TNI AL telah menyiapkan personel yang akan menjalani pelatihan khusus untuk mengoperasikan kapal induk tersebut setelah resmi bergabung dengan armada pertahanan Indonesia.

“Penyiapan personel sepenuhnya berada di TNI AL. Mereka sudah disiapkan untuk pelatihan dan nantinya akan menjadi awak kapal,” katanya.

Diperkirakan Tiba Sebelum HUT TNI

Berdasarkan informasi yang beredar, Giuseppe Garibaldi diperkirakan tiba di Indonesia sebelum peringatan Hari Ulang Tahun TNI pada 5 Oktober 2026.

1.500 Peserta Meriahkan Fun Run 6K Pancasila 2026 di Nabire

Kapal induk yang dibangun di Galangan Kapal Monfalcone, Italia, tersebut memiliki panjang sekitar 180 meter, lebar 33 meter, dan bobot mencapai 14.000 ton.

Kapal ini menggunakan empat turbin gas LM2500 yang mampu menghasilkan kecepatan maksimum hingga 30 knot dengan daya jelajah sekitar 7.000 mil laut.

Selain itu, Giuseppe Garibaldi mampu mengangkut hingga 830 personel yang terdiri atas awak kapal, teknisi penerbangan, hingga staf komando.

Kapal tersebut juga memiliki kapasitas membawa hingga 18 unit pesawat untuk mendukung berbagai operasi maritim dan pertahanan.

Dilengkapi Sistem Persenjataan dan Pertahanan Modern

Dalam konfigurasi operasionalnya, Giuseppe Garibaldi dilengkapi berbagai sistem persenjataan dan pertahanan.

Festival Lingkungan Hidup 2026 di Mimika Meriah, Pemkab dan Freeport Luncurkan Program ASRI

Beberapa di antaranya meliputi rudal permukaan-ke-permukaan jarak pendek Otomat Mk2, peluncur torpedo tiga tabung ILAS, serta sistem rudal pertahanan udara Aspide.

Kapal ini juga dilengkapi tiga unit Close-In Weapon System (CIWS) Oto Melara Twin 40L70 DARDO yang berfungsi melindungi kapal dari ancaman udara dan rudal.

Untuk mendukung perlindungan diri, Giuseppe Garibaldi memiliki berbagai sistem penanggulangan ancaman seperti peluncur sekam dan suar SCLAR, sistem anti-torpedo SLQ-25 Nixie dan SLAT, serta perangkat Electronic Counter Measures (ECM).

Kehadiran Giuseppe Garibaldi dinilai akan menjadi tonggak penting dalam modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia sekaligus memperkuat kemampuan pertahanan maritim nasional di kawasan Indo-Pasifik.

(Papuatengah.news)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement