Ekonomi Nasional
Beranda / Nasional / Menaker Pastikan Pemerintah Cari Solusi Cegah PHK di Tengah Pelemahan Rupiah

Menaker Pastikan Pemerintah Cari Solusi Cegah PHK di Tengah Pelemahan Rupiah

papuatengah.news, JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus melakukan koordinasi lintas kementerian untuk mencegah potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektor di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Pada perdagangan Selasa pagi, nilai tukar rupiah tercatat melemah 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp17.749 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.744 per dolar AS.

Menaker Yassierli mengatakan pemerintah bersama kementerian terkait terus memantau kondisi ekonomi dan dunia usaha agar dampaknya terhadap tenaga kerja dapat diminimalisir.

“Kita terus dalam koordinasi dengan Menteri Koordinator Perekonomian. Jadi kalau teman-teman lihat sudah banyak langkah-langkah yang dilakukan,” kata Yassierli.

Ia mencontohkan pemerintah sebelumnya telah menyiapkan sejumlah solusi untuk membantu dunia usaha, termasuk relaksasi kebijakan pajak menyusul adanya persoalan keterbatasan pasokan gas di sejumlah sektor industri.

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Semester II 2026, WFH hingga Diskon Transportasi Diperpanjang

“Kemarin ada isu terkait keterbatasan gas, maka kemudian solusinya adalah relaksasi terkait pajak dan seterusnya,” ujarnya.

Menurut Yassierli, pemerintah saat ini bekerja secara terpadu dalam satu tim lintas kementerian guna memonitor perkembangan ekonomi dan ketenagakerjaan nasional.

“Jadi kita lintas kementerian, kita satu tim. Kita terus monitor,” katanya.

Terkait pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PHK, Yassierli mengatakan pemerintah masih menunggu waktu peluncuran resmi sebelum satgas mulai bekerja menangani persoalan ketenagakerjaan.

“Satgas PHK, kita tunggu momen launching-nya. Ini lagi menunggu momen launching-nya,” ujarnya.

Kepala Distrik Homeyo Apresiasi Kerja Bakti Pembangunan Pagar Puskesmas Pogapa

Di sisi lain, Yassierli juga menanggapi informasi mengenai PHK terhadap sekitar 350 karyawan di PT Xacti Indonesia.

Namun demikian, ia mengaku masih menunggu laporan lengkap dari Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, yang saat ini tengah menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Belum, laporan masih diterima oleh Pak Wamen. Saya belum dapat update laporannya seperti apa, nanti kita tunggu,” kata Yassierli singkat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement