NABIRE, Papuatengah.news – Ribuan warga memadati kawasan Taman Gizi Oyehe, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dalam kegiatan Fun Run 6K Pancasila 2026 yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Provinsi Papua Tengah, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak sore hingga malam hari tersebut menjadi salah satu perayaan Hari Lahir Pancasila paling meriah di Papua Tengah dengan melibatkan sekitar 1.500 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pemuda, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum.
Selain lomba lari sejauh enam kilometer, acara juga dimeriahkan dengan DJ Party, Jamming Line Dance, Zumba Party, serta pembagian berbagai doorprize yang disambut antusias peserta.
Hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto, Kepala BIN Daerah Papua Tengah Brigjen TNI Alfi Sahri Lubis, Danbrigif TP 82/Wira Bhakti Kusuma Kolonel Andika Ari Prihantoro, Dandim 1705/Nabire Letkol Arh Dwi Palwanto, Ketua DPRK Nabire Nanci Karolin Worabay, serta Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Tengah Benyamin Aris P.
Sekretaris Jenderal BMP RI, Albert Ali Kabiay, mengapresiasi seluruh peserta, panitia, sponsor, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, Fun Run Pancasila bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan, dan semangat gotong royong di tengah keberagaman masyarakat.
“Kita tidak membedakan suku, agama, ras, maupun golongan. Kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air, satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila,” tegas Albert.
Momentum Perkuat Nilai Pancasila
Gubernur Papua Tengah yang diwakili Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Tengah, Benyamin Aris P., mengatakan Fun Run 6K Pancasila menjadi momentum penting untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendorong budaya hidup sehat, tetapi juga mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta menanamkan semangat toleransi dan persatuan.
“Melalui kegiatan ini kita diajak untuk tidak hanya menghafal Pancasila, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, saling membantu, menjaga ketertiban, bekerja dengan jujur, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, filosofi Fun Run 6K mencerminkan kehidupan masyarakat Papua Tengah yang beragam, namun tetap bersatu menuju tujuan yang sama sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Persaingan Sengit Hingga Garis Finis
Rute lomba dimulai dari Taman Gizi Oyehe menuju Kantor Pos Nabire, melintasi Tugu Cenderawasih, Jalan Merdeka, Lampu Merah Mahavira, Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Pantai Nabire, dan kembali finis di Taman Gizi.
Pada kategori pelajar putra, Yason Mario Douwo berhasil meraih juara pertama, sedangkan kategori pelajar putri dimenangkan Faira.
Sementara pada kategori umum putra, Samzul Amfin keluar sebagai juara pertama dan kategori umum putri diraih Revita.
Para pemenang memperoleh hadiah uang tunai dengan rincian juara pertama Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, dan juara ketiga Rp1 juta.
Kemeriahan acara mencapai puncaknya saat pembagian doorprize utama yang membuat ribuan peserta tetap bertahan hingga malam hari.
Secara keseluruhan, Fun Run 6K Pancasila 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan semangat nasionalisme, persatuan, dan kebersamaan yang terus tumbuh di Papua Tengah.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai Pancasila serta persaudaraan di tengah masyarakat.
(Papuatengah.news)

Komentar