NABIRE, Papuatengah.news – Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa, menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah harus menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja pemerintah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Momentum Evaluasi Kinerja Pemerintah
Gubernur Meki Nawipa menekankan bahwa usia empat tahun Provinsi Papua Tengah tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai program pembangunan yang telah dijalankan.
Menurutnya, pemerintah perlu terus memperbaiki kekurangan serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Fokus Tingkatkan Pelayanan Dasar
Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menjalankan berbagai program pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, konektivitas, hingga pembangunan infrastruktur.
Meski demikian, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama dalam pemerataan akses pendidikan, layanan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, pelayanan pemerintahan, serta penyediaan infrastruktur dasar di berbagai wilayah.
ASN Diminta Tingkatkan Disiplin dan Profesionalisme
Gubernur meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjadikan momentum HUT ke-4 sebagai dorongan untuk meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Saat ini Pemerintah Provinsi Papua Tengah memiliki sekitar 2.300 ASN yang tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
Tekankan Tata Kelola Anggaran yang Bertanggung Jawab
Meki Nawipa menegaskan bahwa setiap program dan anggaran pemerintah harus dikelola secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa seluruh kebijakan pembangunan harus memberikan manfaat nyata, terutama bagi Orang Asli Papua (OAP), sebagai kelompok yang menjadi prioritas dalam pembangunan daerah.
Ajak Semua Pihak Bangun Papua Tengah
Gubernur mengajak seluruh jajaran pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Papua Tengah yang adil, maju, dan bermartabat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan komitmen bersama agar pelayanan publik terus meningkat dan kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan secara merata.
Empat Tahun Perjalanan Papua Tengah
Provinsi Papua Tengah resmi dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2022 pada 30 Juli 2022 sebagai hasil pemekaran bersama Provinsi Papua Selatan dan Papua Pegunungan.
Saat ini Papua Tengah memiliki sekitar 1,3 juta penduduk yang tersebar di delapan kabupaten, yaitu Nabire, Mimika, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya, dengan Nabire sebagai ibu kota provinsi.
Perkuat Komitmen Pelayanan Masyarakat
Melalui peringatan HUT ke-4, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap seluruh jajaran pemerintahan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta memastikan setiap program yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat di Papua Tengah.

Komentar