Paniai – Demianus Magai Yogi kembali menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan tindakan pemerasan yang dilakukan terhadap pemerintah daerah serta masyarakat di wilayah Papua.
Berdasarkan informasi yang beredar, Demianus yang mengklaim diri sebagai Panglima Tertinggi WPA diduga meminta dana kepada pemerintah daerah (Pemda) dengan dalih biaya keamanan di wilayah yang disebut berada dalam kontrol kelompoknya. Permintaan tersebut dinilai meresahkan dan berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan serta pelayanan publik.
Tak hanya kepada Pemda, Demianus juga disebut melakukan tekanan terhadap masyarakat di Kabupaten Paniai. Dugaan pemerasan tersebut dilaporkan menimbulkan keresahan dan mengganggu ketenangan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sejumlah tokoh masyarakat setempat mengaku khawatir tindakan semacam itu dapat memperburuk situasi keamanan dan memperdalam ketakutan di tengah warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik apa pun.
Hingga saat ini, aparat keamanan masih melakukan pendalaman atas informasi yang berkembang, termasuk menelusuri bukti-bukti serta keterangan dari berbagai pihak. Aparat menegaskan bahwa setiap dugaan tindak pidana, termasuk pemerasan dan intimidasi terhadap masyarakat, akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan yang mengarah pada ancaman maupun pemerasan.

Komentar