Mimika Pendidikan
Beranda / Pendidikan / YPMAK Tetap Lanjutkan Program Beasiswa bagi Pelajar Asli Papua di Tengah Penyesuaian Anggaran

YPMAK Tetap Lanjutkan Program Beasiswa bagi Pelajar Asli Papua di Tengah Penyesuaian Anggaran

TIMIKA, Papuatengah.news – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak asli Papua dari Suku Amungme, Kamoro, serta lima suku kekerabatan di Kabupaten Mimika. Meskipun menghadapi penyesuaian anggaran pada tahun ini, program beasiswa dan bantuan pendidikan tetap menjadi prioritas lembaga.

Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Mimika yang membahas aspirasi para pelajar terkait bantuan pendidikan.

Komitmen Dukung Pendidikan

Leonardus Tumuka menjelaskan bahwa YPMAK memahami besarnya harapan para pelajar dan mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Menurutnya, upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, PT Freeport Indonesia, dan YPMAK, agar kesempatan memperoleh pendidikan tetap terbuka bagi generasi muda.

Ribuan Pelajar Terima Beasiswa

Saat ini, sebanyak 4.386 pelajar dan mahasiswa dari Suku Amungme, Kamoro, serta lima suku kekerabatan di Kabupaten Mimika masih menerima bantuan pendidikan dan beasiswa yang dikelola YPMAK.

Pemprov Papua Tengah Siapkan Pengelolaan Rusun ASN, Perkuat Dukungan bagi Pelayanan Publik

Penerima manfaat tersebut tersebar di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat asli Papua.

Buka Kuota Beasiswa Tahun Ini

Pada tahun 2026, YPMAK tetap membuka kesempatan beasiswa bagi calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi ke UPN Veteran Yogyakarta.

Selain itu, lembaga juga menyediakan 156 kuota beasiswa prestasi bagi lulusan yang berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian akademik mereka.

Penambahan Kuota Disesuaikan Anggaran

YPMAK menyampaikan bahwa penambahan kuota beasiswa di luar yang telah ditetapkan belum dapat dilakukan karena harus menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia.

Pihak yayasan menilai keseimbangan anggaran penting dijaga agar seluruh program pemberdayaan masyarakat yang sedang berjalan tetap dapat terlaksana secara berkelanjutan.

Produksi Telur Ayam di Mimika Melimpah, Kini Pasok Kebutuhan Wilayah Pegunungan Papua

Perkuat Koordinasi dengan Pemkab Mimika

YPMAK bersama Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pendidikan terus melakukan koordinasi dalam menindaklanjuti nota kesepahaman yang sebelumnya telah ditandatangani.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program pendidikan dapat berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Rekrutmen Peserta Baru Ditunda

Wakil Ketua Pengurus YPMAK, Feri Magai Uamang, menjelaskan bahwa pada tahun ini pihaknya belum dapat membuka penerimaan peserta baru untuk program bantuan pendidikan.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan anggaran yang diterima YPMAK, sehingga lembaga memprioritaskan pembiayaan bagi ribuan penerima beasiswa yang telah terdaftar sebelumnya.

Seleksi Beasiswa Tetap Berjalan

Meskipun belum membuka kuota baru secara luas, proses seleksi beasiswa ke UPN Veteran Yogyakarta tetap dilaksanakan.

SMK Kesehatan Anigou Nabire Gelar MPLS, Kepala Sekolah Tekankan Pembentukan Karakter dan Kompetensi Siswa Baru

Dari sekitar 190 peserta yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 15 peserta terbaik akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa sesuai kuota yang tersedia.

Dorong Pendidikan Generasi Papua

YPMAK berharap program beasiswa yang tetap berjalan dapat menjadi bagian dari upaya mencetak generasi muda Papua yang memiliki daya saing dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Lembaga juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung akses pendidikan, sehingga semakin banyak putra-putri asli Papua memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement