TIMIKA, Papuatengah.news – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten Mimika memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan mengusung tema “Be the Solution, Not the Pollution: Recycle and Conserve” melalui rangkaian kegiatan edukatif, aksi lingkungan, dan hiburan yang melibatkan masyarakat luas.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini telah dimulai sejak 8 Mei 2026 melalui berbagai kegiatan seperti aksi bersih lingkungan, edukasi di sekolah, penanaman pohon, restocking benih ikan, webinar, talk show, hingga mangrove tour sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.
Puncak kegiatan berlangsung melalui Environmental Exhibition yang digelar pada 5–6 Juni 2026 di Gedung Eme Neme Yauware, Timika. Kegiatan tersebut menghadirkan perpaduan edukasi, hiburan, dan aksi nyata pelestarian lingkungan yang dikemas secara menarik bagi seluruh lapisan masyarakat.
Hadirkan Musisi dan Talenta Lokal Papua
Sejumlah musisi dan komunitas lokal turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya Ichad Bless, Ecko Show, Edgar Aronggear, Tifa Creative, Freedom Squad, Freedom Kids, Spectrum Band, DJ Dio, DJ Zheq, serta berbagai penampil lainnya.
Kehadiran para seniman tersebut menjadi bagian dari komitmen PT Freeport Indonesia dalam memberikan ruang bagi talenta-talenta Papua untuk menampilkan karya dan kreativitas mereka di hadapan masyarakat luas.
Melalui keterlibatan musisi dan komunitas lokal, PTFI tidak hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga turut mendukung pelestarian budaya serta pengembangan potensi generasi muda Papua.
Edukasi Lingkungan Dikemas Menarik
Selain hiburan, Environmental Exhibition juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif seperti:
- Go Green Fun Run 7K
- Aneka perlombaan lingkungan
- Pemilihan Duta Alam Lestari
- Sosialisasi pengelolaan sampah
- Bazar makanan dan minuman ramah lingkungan
- Aksi bersih kota
- Senam zumba bersama masyarakat
Seluruh peserta juga diajak membawa wadah minum sendiri sebagai bagian dari kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Perkuat Program Zero Waste dan 3R
PT Freeport Indonesia menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pelaksanaan Program Zero Waste dan penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di wilayah operasional perusahaan.
Pada momentum yang sama, Pemerintah Kabupaten Mimika turut meluncurkan Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai upaya mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengingatkan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi momentum untuk membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Menurutnya, kesadaran dalam mengelola sampah dan menjaga kebersihan kota merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Mimika.
Kolaborasi untuk Lingkungan Berkelanjutan
Kesuksesan penyelenggaraan Environmental Exhibition turut didukung oleh Event Organizer Tribal Papua yang dipercaya menangani pelaksanaan kegiatan.
Pimpinan Tribal Papua, Dharma Permatasari Kajang, mengatakan keterlibatan pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan melalui pendekatan kreatif yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Kami percaya pesan menjaga lingkungan akan lebih mudah diterima ketika dikemas melalui kegiatan yang edukatif, menghibur, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga bumi mulai dari lingkungan sekitar,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pelaku industri kreatif, dan masyarakat, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Mimika diharapkan mampu menjadi gerakan nyata menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
(Papuatengah.news)

Komentar