Mimika
Beranda / Mimika / Duta Noken Dorong Program Noken Masuk Sekolah Diterapkan di Mimika

Duta Noken Dorong Program Noken Masuk Sekolah Diterapkan di Mimika

TIMIKA, PapuaTengah.news – Upaya memperkenalkan sekaligus menjaga keberadaan noken sebagai bagian dari budaya Papua didorong untuk diperkuat melalui lingkungan pendidikan. Duta Noken Papua, Marshall Suebu, mendorong Pemerintah Kabupaten Mimika menerapkan Program Noken Masuk Sekolah (Nomase) di sekolah-sekolah di wilayah tersebut.

Marshall Suebu saat ditemui di Timika, Jumat, mengatakan program tersebut tidak hanya menjadi sarana pengenalan noken kepada generasi muda, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi para perajin dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang noken.

NOKEN DORONG AKTIVITAS EKONOMI KREATIF

Menurut Marshall, penerapan Nomase dapat membuat noken lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari warga sekolah. Guru dan siswa dapat menggunakan noken dalam kegiatan tertentu sehingga kebutuhan tersebut turut menciptakan pasar bagi para perajin lokal.

“Kalau program ini dijalankan di sekolah maka warga sekolah yakni guru-guru dan anak-anak sekolah akan memakainya. Jadi misalnya satu sekolah 1.000 orang maka pasti mereka akan membeli noken di para perajin noken dan tentunya ini memberikan dampak ekonomi yang luar biasa bagi usaha ekonomi kreatif,” ujar dia.

Ia menyebut Program Noken Masuk Sekolah saat ini baru diterapkan di Kota Jayapura. Karena itu, ia berharap program serupa dapat dikembangkan di Kota Timika, Kabupaten Mimika.

PLN Siapkan Investasi Rp3,58 Triliun untuk Perluasan Listrik di Papua Tengah

Bagi Marshall, penggunaan noken di sekolah tidak hanya berkaitan dengan pemakaian produk budaya, tetapi juga dapat menjadi media untuk mengenalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sekaligus menggerakkan pelaku ekonomi kreatif.

EDUKASI BUDAYA SEJAK USIA SEKOLAH

Marshall menjelaskan noken merupakan tas tradisional Papua yang memiliki nilai filosofis, sosial dan budaya bagi masyarakat Papua. Noken dibuat dari serat kulit kayu dan daun serta telah menjadi salah satu identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Noken khas Papua juga telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh UNESCO, badan khusus di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bergerak di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan.

Ia menilai pengenalan noken melalui sekolah dapat menjadi langkah untuk membangun pemahaman generasi muda terhadap budaya lokal sejak dini. Selain menjaga nilai budaya, program tersebut juga diharapkan membuka ruang bagi keberlanjutan usaha ekonomi kreatif yang berkaitan dengan produksi noken.

PEMKAB MIMIKA SIAP RANCANG PROGRAM

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kabupaten Mimika, Elisabeth Cenawatin, menyatakan pihaknya akan mendorong penerapan Program Noken Masuk Sekolah di lingkungan pendidikan di Mimika.

Kwarran Pramuka Nabire Lantik Pengurus Gudep dan Ambalan Penegak MA DDI Bukit Cenderawasih

“Kami lagi merancang dan menyusun kegiatannya untuk membuat satu program yang tepat agar noken ini masuk ke sekolah-sekolah di Mimika,” ujar dia.

Menurut Elisabeth, program tersebut dapat menjadi sarana edukasi bagi anak-anak usia sekolah agar lebih mengenal budaya lokal Papua dan ikut mengambil bagian dalam upaya pelestariannya.

Sementara itu, penerapan program tidak harus dilakukan setiap hari. Salah satu bentuk yang dapat dikembangkan ialah menetapkan hari tertentu bagi siswa untuk menggunakan noken saat mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

“Mungkin penerapannya di sekolah tidak setiap hari akan tetapi di hari tertentu anak anak sekolah di Mimika wajib memakai noken ke sekolah,” kata Marshall.

Melalui gagasan tersebut, Program Noken Masuk Sekolah diharapkan dapat mempertemukan aspek pendidikan budaya dengan pengembangan ekonomi kreatif, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengenal dan menggunakan produk budaya Papua dalam kehidupan sehari-hari.

Kodim 1705 Nabire Kenalkan Rekrutmen TNI AD dan Asesmen Bakat Minat kepada Siswa SMAN 1 Wanggar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement