Ekonomi Mimika
Beranda / Mimika / Konferensi Kota Toleransi 2026 Jadi Peluang Promosi UMKM, Pariwisata, dan Budaya Mimika

Konferensi Kota Toleransi 2026 Jadi Peluang Promosi UMKM, Pariwisata, dan Budaya Mimika

TIMIKA, PapuaTengah.news – Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan Konferensi Kota Toleransi 2026 yang akan berlangsung di Kota Timika pada 16 November mendatang menjadi momentum penting untuk mempromosikan sekaligus memasarkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Mimika kepada para peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Johannes Rettob di Timika, Senin, mengatakan kehadiran peserta dalam kegiatan berskala nasional tersebut perlu dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk memperkenalkan dan menjual produk unggulan daerah.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda pertemuan antardaerah, tetapi juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui peningkatan aktivitas perdagangan dan perputaran ekonomi lokal.

DORONG PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT

Bupati Johannes menilai Konferensi Kota Toleransi 2026 merupakan kesempatan bagi pelaku UMKM Mimika untuk memperluas pasar dan menjangkau konsumen dari luar daerah.

Ia berharap masyarakat dapat mengambil bagian secara aktif dengan memanfaatkan kehadiran para peserta untuk menawarkan berbagai produk lokal.

YPMAK Perketat Pengawasan Akademik Penerima Beasiswa, IPK Minimal 2,75 Jadi Standar

“Kesempatan kegiatan berskala nasional menjadi momentum untuk meningkatkan ekonomi masyarakat untuk menjual produk-produk UMKM Mimika. Yang kita dapat dari kegiatan ini adalah peningkatan efek pengganda (multiple effect). Jadi ini kesempatan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi mereka dan lain-lain,” ujar dia.

Menurutnya, dampak ekonomi dari penyelenggaraan kegiatan tersebut diharapkan dapat dirasakan tidak hanya oleh pelaku UMKM, tetapi juga sektor usaha lain yang turut mendukung kebutuhan peserta selama berada di Timika.

JADI SARANA PROMOSI PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

Selain mendorong pemasaran produk UMKM, Johannes menyebut konferensi tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan kekayaan budaya masyarakat Mimika kepada para tamu undangan.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat mengenal lebih dekat keunikan daerah, produk budaya, serta potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Mimika.

“Kegiatan ini membawa dampak yang sangat besar untuk pelaku UMKM dan kesempatan untuk mempromosikan pariwisata di Mimika,” ujarnya.

ASN di Ilaga Jadi Korban Penganiayaan Berat, Satgas ODC dan Polres Puncak Intensif Selidiki Pelaku

Pemerintah Kabupaten Mimika berharap kehadiran peserta dari berbagai wilayah Indonesia dapat memperluas pengenalan terhadap potensi daerah sekaligus membuka peluang kerja sama dan pengembangan sektor ekonomi lokal.

DISKOP-UMKM SIAPKAN PRODUK UNGGULAN DAERAH

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop-UMKM) Mimika, Samuel Yogi, mengatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Konferensi Kota Toleransi 2026.

Sebagai bentuk dukungan, Diskop-UMKM Mimika telah menyiapkan berbagai produk unggulan daerah yang akan diperkenalkan selama kegiatan berlangsung. Produk tersebut mencakup aneka kuliner, hasil kerajinan ukiran, hingga aksesori khas Papua lainnya.

Samuel menjelaskan bahwa persiapan tidak hanya dilakukan dari sisi produk, tetapi juga fasilitas untuk mendukung kegiatan promosi dan pemasaran.

“Seluruh produk unggulan kuliner dan hasil ukiran Diskop-UMKM Mimika sudah siap, stan dan bahkan tenda juga kami sudah siapkan,” ujarnya.

Bupati Intan Jaya Tegaskan Pergantian Sekda Sesuai Aturan, Minta Masyarakat Tak Kaitkan dengan Kerusakan Kantor Bupati

MANFAATKAN KEHADIRAN KEPALA DAERAH SE-INDONESIA

Samuel menambahkan, kegiatan yang diikuti oleh kepala daerah dari seluruh Indonesia tersebut merupakan kesempatan berharga untuk memperkenalkan produk unggulan Mimika kepada para pemimpin daerah, tamu, dan undangan yang hadir.

Karena itu, pihaknya telah mempersiapkan kebutuhan pendukung agar promosi produk UMKM dapat berjalan dengan baik selama konferensi berlangsung.

“Ini merupakan satu kesempatan berharga. Jadi apa yang dibutuhkan oleh panitia untuk mendukung pelaksanaan kegiatan itu kami sudah siapkan,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan Konferensi Kota Toleransi 2026, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap pelaku UMKM dapat memperoleh peluang pemasaran yang lebih luas, sementara potensi pariwisata dan kebudayaan daerah semakin dikenal di tingkat nasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement