Mimika
Beranda / Mimika / BPBD Mimika Perkuat Kesiapan Keluarga Hadapi Bencana

BPBD Mimika Perkuat Kesiapan Keluarga Hadapi Bencana

TIMIKA, PapuaTengah.news – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, terus mendorong kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana melalui Pelatihan Keluarga Tanggap Bencana Alam Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Kampung Limau Asri Barat, Distrik Iwaka, tersebut diarahkan untuk membekali keluarga dengan pengetahuan dan kemampuan dasar agar mampu merespons kondisi darurat secara cepat, tepat, dan terukur.

Kepala BPBD Kabupaten Mimika Agustina Rahaded mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko serta dampak yang ditimbulkan akibat bencana.

“Kesiapsiagaan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko dan dampak bencana. Penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat, terutama keluarga sebagai lingkungan pertama dalam menghadapi kondisi darurat,” kata Agustina di Timika, Jumat.

Menurutnya, keluarga merupakan unsur pertama yang berhadapan langsung dengan situasi ketika bencana terjadi. Karena itu, kemampuan mengambil tindakan awal secara tepat perlu terus diperkuat.

Papua Tengah Ubah Strategi Penanganan Kemiskinan

TINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN

Agustina menjelaskan kesiapsiagaan yang memadai dapat membantu masyarakat menentukan langkah yang tepat saat menghadapi bencana sehingga potensi kerugian maupun dampak yang lebih besar dapat diminimalkan.

Ia menekankan pentingnya masyarakat memahami langkah-langkah dasar dalam menghadapi berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan tempat tinggal.

“Masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi berbagai potensi bencana, seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor,” ujarnya.

Menurutnya, bencana dapat terjadi tanpa mengenal waktu maupun kondisi tertentu sehingga masyarakat tidak dapat sepenuhnya mengandalkan prediksi mengenai kapan keadaan darurat akan muncul.

Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti materi pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai bekal untuk menghadapi kemungkinan bencana di lingkungan keluarga masing-masing.

Temu Alumni Binterbusih Dorong Kolaborasi Pembangunan Tanah Papua

MATERI MELIPUTI SELURUH TAHAPAN BENCANA

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai tindakan yang perlu dilakukan sebelum, ketika, maupun setelah bencana terjadi.

Selain pemahaman mengenai kesiapsiagaan, peserta juga dibekali keterampilan dasar untuk menyelamatkan diri dan anggota keluarga dalam situasi darurat.

Aspek koordinasi turut menjadi perhatian melalui penguatan hubungan antara masyarakat dengan pemerintah kampung, pemerintah distrik, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap terbentuk keluarga yang lebih tangguh, mandiri, dan mampu mengambil tindakan awal secara tepat ketika menghadapi bencana.

Kesiapan keluarga juga diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana sehingga lingkungan tempat tinggal menjadi lebih siap menghadapi kondisi darurat.

Gubernur Papua Tengah Dijadwalkan Kunker ke Dogiyai dan Deiyai

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement