Nasional
Beranda / Nasional / Wapres Gibran Pastikan Negara Hadir Tangani Dampak Gempa di NTT

Wapres Gibran Pastikan Negara Hadir Tangani Dampak Gempa di NTT

SIKKA, Papuatengah.news – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan empati sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) apabila masih terdapat kekurangan dalam penanganan masa darurat di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Gibran saat berdialog langsung dengan masyarakat di posko pengungsian Stadion Gelora Samador, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis.

“Saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila sampai saat ini masih banyak kekurangan di lapangan. Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Karena itu, seluruh langkah penanganan darurat harus memprioritaskan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat,” kata Gibran.

Pastikan Kebutuhan Dasar Pengungsi Terpenuhi

Dalam kunjungannya, Wapres berdialog dengan sejumlah warga untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan mendesak yang mereka perlukan selama berada di pengungsian.

Gibran juga menyampaikan duka cita mendalam kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana gempa tersebut.

Pemkot Sorong Salurkan Bantuan Otsus kepada 228 Pelaku UMKM

Ia menegaskan telah meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah memastikan bantuan dapat menjangkau seluruh masyarakat yang terdampak.

Menurutnya, kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, toilet, obat-obatan, layanan kesehatan dan kebutuhan mendesak lainnya harus benar-benar diterima para penyintas.

Perhatian khusus juga diminta diberikan kepada masyarakat yang berada di wilayah sulit dijangkau, termasuk permukiman di kawasan pegunungan.

Kelompok Rentan Jadi Perhatian

Gibran menekankan penanganan bencana harus memperhatikan kondisi kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan khusus.

Ibu hamil dan menyusui, lanjut dia, harus mendapatkan perhatian dan pendampingan sesuai kebutuhan. Hal serupa berlaku bagi lanjut usia, penyandang disabilitas serta anak-anak yang terdampak bencana.

Pemkab Sorong Alokasikan Rp400 Juta untuk Perkuat Promosi Destinasi Wisata

“Ini adalah tanggung jawab negara. Saya juga meminta perhatian khusus diberikan kepada ibu hamil dan menyusui, lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak. Mereka harus didata, dipantau, dan mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhannya,” tuturnya.

Pemerintah pusat dan daerah diminta memastikan pendataan serta pemantauan terhadap kelompok rentan dilakukan secara berkelanjutan selama masa tanggap darurat.

Negara Hadir untuk Masyarakat NTT

Wapres menegaskan masyarakat NTT tidak akan dibiarkan menghadapi dampak bencana seorang diri.

Sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah akan terus melakukan penanganan darurat sekaligus mempersiapkan proses pemulihan pascabencana secara cepat, tepat dan berkelanjutan.

Pemerintah, kata Gibran, akan berupaya maksimal memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat serta mempersiapkan langkah pemulihan setelah kondisi mulai memungkinkan.

Ekspedisi Patriot Unair Kembangkan Ekowisata Berbasis Mitigasi Bencana di Prafi

“Masyarakat NTT tidak sendirian. Negara hadir dan akan terus bersama masyarakat,” ujar Gibran.

Imbau Warga Waspadai Gempa Susulan

Kepada masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian, Gibran mengingatkan agar tidak terburu-buru kembali ke rumah yang mengalami kerusakan.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat potensi terjadinya gempa susulan masih perlu diwaspadai.

Selain memastikan keselamatan warga, pemerintah juga berkomitmen melakukan perbaikan terhadap rumah masyarakat, sekolah dan berbagai fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Doakan Warga Terdampak

Dalam kunjungan tersebut, Gibran turut mendoakan masyarakat NTT yang terdampak gempa, khususnya mereka yang kehilangan anggota keluarga, mengalami kerusakan tempat tinggal maupun masih menghadapi berbagai kesulitan akibat bencana.

Pemerintah berharap seluruh unsur terkait dapat terus memperkuat koordinasi agar penanganan terhadap korban dan penyintas berjalan optimal hingga memasuki tahap pemulihan dan rehabilitasi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement