Inspirasi Nabire Nasional
Beranda / Nasional / Papua Tengah Dorong Budaya Inovasi, Seluruh OPD Diminta Tinggalkan Pola Kerja Konvensional

Papua Tengah Dorong Budaya Inovasi, Seluruh OPD Diminta Tinggalkan Pola Kerja Konvensional

NABIRE, Papuatengah.news – Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat budaya inovasi di lingkungan pemerintahan dengan mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Papua Tengah, Eliezer Yogi, saat membuka Bimbingan Teknis Penginputan Indikator Inovasi Daerah dan Koordinasi Teknis Aplikasi Innovation Government Award (IGA) Tahun 2026 di Nabire, Kamis (11/6/2026).

Sorotan Utama

  1. Pemprov Papua Tengah menegaskan transformasi digital dan inovasi harus menjadi budaya kerja seluruh OPD.
  2. Operator OPD dibekali penginputan 16 indikator inovasi pada aplikasi Innovation Government Award (IGA) Kemendagri.
  3. Papua Tengah sebelumnya meraih peringkat pertama kategori inovasi di antara enam provinsi di Tanah Papua.
  4. BAPPERIDA menyiapkan expo inovasi daerah sebagai ruang pamer dan berbagi praktik terbaik antar kabupaten.

Tinggalkan Pola Kerja Konvensional

Menurut Eliezer, era digital menuntut pemerintah meninggalkan pola kerja konvensional dan bertransformasi melalui inovasi yang sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing OPD.

“Pelayanan publik harus terus berkembang agar semakin cepat, tepat, dan efisien sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Melalui bimtek tersebut, operator OPD dibekali pemahaman teknis mengenai penginputan 16 indikator inovasi pada aplikasi IGA yang digunakan Kementerian Dalam Negeri sebagai instrumen penilaian inovasi daerah.

Pemuda Diduga Mabuk Diamankan Polisi Usai Resahkan Pedagang Toko Emas di Timika

Prestasi Jadi Pemacu, Bukan Titik Akhir

Papua Tengah pernah menjadi yang terbaik di Tanah Papua

Eliezer menyebut Papua Tengah sebelumnya berhasil meraih peringkat pertama kategori inovasi di antara enam provinsi di Tanah Papua. Prestasi itu dipandang sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai terobosan baru.

“Mempertahankan prestasi jauh lebih sulit daripada meraihnya. Karena itu seluruh OPD harus terus berinovasi,” katanya.

Menuju Expo Inovasi Daerah

Sebagai langkah lanjutan, BAPPERIDA berencana menggelar expo inovasi daerah agar setiap OPD dapat memamerkan inovasi yang telah diterapkan sekaligus menjadi ruang berbagi praktik terbaik antar kabupaten.

Kabupaten Mimika disebut sebagai salah satu daerah yang menjadi contoh pengembangan inovasi, disusul Nabire dan daerah lainnya di Papua Tengah.

Penyaluran PKH dan Bantuan Sembako Tahap II 2026 Dimulai di Nabire, Dukung Kebutuhan Keluarga dan Pendidikan Anak

Bukan Sekadar Ajang Lomba

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa semangat inovasi tidak boleh berhenti pada pemenuhan indikator atau kompetisi penilaian semata. Fokus utamanya adalah menghasilkan perubahan nyata yang memperbaiki kualitas pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan penguatan kapasitas OPD, pemanfaatan aplikasi IGA, dan rencana expo inovasi daerah, Papua Tengah berharap budaya inovasi dapat tumbuh merata di seluruh perangkat daerah serta menjadi penggerak transformasi pelayanan publik yang lebih responsif dan modern.

(Papuatengah.news)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement