NABIRE, Papuatengah.news – Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu mengapresiasi seluruh elemen masyarakat dan peserta aksi unjuk rasa mahasiswa asal Kabupaten Intan Jaya yang berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif selama penyampaian aspirasi di Kabupaten Nabire, Kamis (23/7/2026).
Aksi Berlangsung Aman dan Tertib
Kapolres menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari berjalan dengan aman, lancar, dan tertib berkat koordinasi yang baik antara aparat keamanan dan para peserta aksi.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak serta pendekatan humanis yang diterapkan selama pelaksanaan aksi.
Koordinasi Antar Pihak Berjalan Baik
Sebelum menuju Kantor DPR Papua Tengah, massa aksi terlebih dahulu berkumpul di lima titik berbeda di wilayah Nabire sebelum dipusatkan di kawasan Pasar Karang.
Setelah dilakukan komunikasi intensif dengan para koordinator lapangan, peserta aksi kemudian diarahkan menuju Kantor DPR Papua Tengah untuk menyampaikan aspirasi secara tertib.
Pengamanan Mengedepankan Pendekatan Humanis
Selama pelaksanaan aksi, personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan Brimob mengedepankan pendekatan persuasif guna memastikan penyampaian pendapat berlangsung aman tanpa menimbulkan gesekan.
Kapolres menjelaskan bahwa aparat terus memberikan pemahaman kepada peserta agar aksi berlangsung damai sesuai ketentuan yang berlaku.
Imbau Hindari Pembakaran Saat Aksi
Dalam keterangannya, Kapolres juga mengimbau peserta aksi agar tidak melakukan pembakaran kardus maupun sampah plastik saat menyampaikan aspirasi.
Menurutnya, tindakan tersebut dapat menimbulkan asap yang mengganggu kesehatan masyarakat serta berpotensi memicu situasi yang tidak diinginkan.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa aspirasi yang telah diterima DPR Papua Tengah memerlukan waktu untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku.
Respons Terhadap Dinamika di Lapangan
Kapolres menjelaskan bahwa dinamika yang sempat terjadi di kawasan Pasar Karang dipengaruhi oleh adanya sebagian peserta yang tidak mengikuti skema pengamanan yang telah disepakati dan memilih melakukan long march.
Meski demikian, aparat tetap mengedepankan pendekatan humanis sehingga situasi dapat segera dikendalikan tanpa terjadi eskalasi.
Ia berharap setiap rencana aksi ke depan dapat dikoordinasikan lebih baik agar seluruh peserta dapat bergerak secara tertib menuju lokasi penyampaian aspirasi.
Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 14.30 WIT, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Nabire dilaporkan tetap aman dan kondusif.
Seluruh peserta aksi kembali ke titik kumpul masing-masing menggunakan kendaraan yang telah disiapkan tanpa adanya gangguan keamanan.
Ajak Jaga Demokrasi yang Damai
Menutup keterangannya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pengamanan aksi.
Melalui sinergi antara aparat keamanan, penyelenggara aksi, dan masyarakat, ia berharap semangat berdemokrasi secara damai terus dipertahankan guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Nabire.

Komentar