Asta cita Ekonomi Inspirasi Nabire Nasional
Beranda / Nasional / Penyaluran PKH dan Bantuan Sembako Tahap II 2026 Dimulai di Nabire, Dukung Kebutuhan Keluarga dan Pendidikan Anak

Penyaluran PKH dan Bantuan Sembako Tahap II 2026 Dimulai di Nabire, Dukung Kebutuhan Keluarga dan Pendidikan Anak

NABIRE, Papuatengah.news – Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako Tahap II Tahun 2026 resmi dimulai di Kabupaten Nabire. Program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga menjadi investasi sosial untuk mendukung pendidikan anak dan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

Penyaluran bantuan berlangsung di Pos Penyaluran Bantuan di Jalan Pepera, Nabire, dengan sasaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di Distrik Nabire dan Distrik Teluk Kimi.

Koordinator PKH Kabupaten Nabire, Agustina Papare, menjelaskan bahwa setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan sembako sebesar Rp600 ribu per keluarga. Sementara itu, besaran bantuan PKH yang diterima berbeda-beda sesuai dengan komponen yang dimiliki masing-masing keluarga.

“Besaran bantuan PKH berbeda-beda karena disesuaikan dengan komponen yang dimiliki penerima manfaat,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Dukung Pendidikan dan Kesejahteraan Keluarga

Menurut Agustina, komponen bantuan PKH mencakup lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, ibu hamil, anak usia dini, serta anak-anak yang masih menempuh pendidikan dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Pemuda Diduga Mabuk Diamankan Polisi Usai Resahkan Pedagang Toko Emas di Timika

Komponen pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam program tersebut karena diharapkan dapat membantu keluarga mempertahankan keberlangsungan pendidikan anak di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

Melalui bantuan tersebut, pemerintah berupaya memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan.

Penyaluran Berlangsung Hingga 14 Juni

Proses penyaluran bantuan dijadwalkan berlangsung hingga 14 Juni 2026 agar seluruh keluarga penerima manfaat dapat menerima haknya sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Salah seorang warga penerima bantuan mengaku program tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendukung biaya pendidikan anak.

“Bisa membantu untuk biaya sehari-hari dan anak sekolah,” katanya.

Papua Tengah Dorong Budaya Inovasi, Seluruh OPD Diminta Tinggalkan Pola Kerja Konvensional

Manfaatkan Bantuan Secara Bijak

Pemerintah berharap bantuan PKH dan sembako yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara bijak oleh masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga serta mendukung pendidikan anak sebagai investasi jangka panjang.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui dukungan terhadap sektor pendidikan.

Dengan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, diharapkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi pembangunan sosial di Kabupaten Nabire.

(Papuatengah.news)

Kejagung Fokus Periksa Tersangka Sony Sonjaya dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement