papuatengah.news, MIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, Zusy Herawati Rettob, mengunjungi jemaat Gereja St. Fransiskus Poumako yang mengalami musibah kebakaran, Jumat (29/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk memberikan dukungan moral kepada umat sekaligus memastikan proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah ibadah dapat segera berjalan.
Dalam kunjungan itu, Bupati Mimika didampingi Penjabat Sekda Mimika Bram Kateyau, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Fransiskus Bokeyau, Kepala Distrik Mimika Timur Reimon Tanser, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Samuel Yogi.
Johannes Rettob menyampaikan rasa prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa jemaat Gereja St. Fransiskus Poumako dan menegaskan Pemerintah Kabupaten Mimika akan hadir membantu proses pembangunan kembali gereja tersebut.
“Kami turut merasakan kesedihan yang dialami oleh seluruh jemaat. Namun kami percaya, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, gereja ini akan kembali berdiri dan menjadi tempat ibadah yang lebih baik bagi umat,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Mimika bersama Ketua TP-PKK juga menyerahkan bantuan dana pembangunan untuk mendukung proses pembangunan kembali gereja yang rusak akibat kebakaran.
Kedatangan rombongan pemerintah daerah disambut hangat oleh Ketua Dewan Paroki, Herman Dumatubun, bersama jemaat gereja.
Herman Dumatubun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta respon cepat pemerintah daerah terhadap musibah yang dialami umat.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Bupati bersama Ibu Ketua TP-PKK beserta rombongan. Respon cepat yang diberikan menunjukkan kepedulian yang besar kepada umat dan masyarakat. Ini menjadi semangat bagi kami untuk bangkit dan melanjutkan pembangunan gereja,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, Gereja St. Fransiskus Poumako memiliki sekitar 1.200 umat aktif yang mengikuti berbagai kegiatan pelayanan dan peribadatan, sehingga kebakaran tersebut turut berdampak terhadap aktivitas rohani jemaat.
Herman juga mengungkapkan bahwa dalam bulan ini telah terjadi dua peristiwa kebakaran rumah ibadah yang menjadi ujian berat bagi umat, namun sekaligus memperlihatkan kuatnya solidaritas masyarakat.
“Dalam bulan ini ada dua gereja yang mengalami musibah kebakaran. Tentu ini menjadi duka bagi kami, namun perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah serta seluruh masyarakat memberikan kekuatan bagi umat untuk tetap teguh dan bangkit kembali,” katanya.
Menurutnya, bantuan dan dukungan dari pemerintah daerah tidak hanya membantu secara material, tetapi juga menjadi penguat moral bagi jemaat yang tengah menghadapi masa sulit pascakebakaran.
Kunjungan Bupati Mimika tersebut menjadi simbol solidaritas dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membantu pemulihan pascamusibah serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Mimika.

Komentar