Puncak Umum
Beranda / Umum / Satgas Korpasgat TNI AU Perlancar Akses Udara Pedalaman Papua di Bandara Tigiles

Satgas Korpasgat TNI AU Perlancar Akses Udara Pedalaman Papua di Bandara Tigiles

Puncak – Akses transportasi udara di pedalaman Papua kian membaik berkat dukungan nyata Satgas Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara di Bandara Tigiles, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak. Kehadiran personel TNI AU membantu kelancaran lalu lintas penerbangan di bandara perintis yang masih memiliki keterbatasan fasilitas.

Dukungan Satgas Korpasgat meliputi penguatan komunikasi udara serta koordinasi lintas unsur di bandara. Langkah ini berperan penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran penerbangan di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang. Kolaborasi antara Satgas Korpasgat, pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan pengelola bandara menjadi kunci utama keberlangsungan layanan transportasi udara bagi masyarakat pedalaman.

“Koordinasi komunikasi dari darat kini berjalan baik dan sangat membantu kelancaran operasi penerbangan, meskipun fasilitas bandara masih sederhana,” ujar salah satu pilot maskapai perintis yang rutin melayani rute ke Bandara Tigiles.

Danpos Satgas Korpasgat Sinak, Kapten Pas Rizki Amrullah Oktavido, menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk pengabdian TNI AU kepada masyarakat.
“Komunikasi dan koordinasi yang efektif sangat penting untuk mengantisipasi berbagai kendala, sehingga penerbangan tetap aman dan lancar bagi warga,” jelasnya.

Manfaat kehadiran Satgas Korpasgat juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Seorang warga Distrik Sinak mengungkapkan bahwa jadwal penerbangan kini lebih teratur.
“Kami sangat terbantu, terutama untuk keperluan berobat ke kota dan membawa kebutuhan pokok dari luar,” katanya.

Tokoh Adat dan Pemuda Serukan Damai, Kekerasan Dinilai Hancurkan Masa Depan Papua

Bandara Tigiles merupakan salah satu urat nadi transportasi udara di wilayah Pegunungan Tengah Papua. Kelancaran operasional bandara ini berdampak langsung pada distribusi logistik, layanan kesehatan, serta mobilitas masyarakat setempat.

Melalui dukungan yang konsisten, Satgas Korpasgat TNI AU tidak hanya menjalankan tugas operasional, tetapi juga turut menjaga konektivitas dan membuka akses kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat terpencil. Upaya ini diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan bandara perintis di wilayah lain di Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement