NABIRE, PapuaTengah.news – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nabire bersama unsur TNI dan Polri menggelar razia gabungan skala besar di seluruh blok hunian warga binaan pada Rabu malam (16/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Razia berlangsung mulai pukul 21.00 WIT hingga 23.00 WIT dengan melibatkan 12 personel TNI, 60 personel Polri, serta jajaran petugas Lapas Nabire.
Kegiatan diawali apel dan pengarahan teknis yang dipimpin Kepala Lapas Kelas IIB Nabire Ridwan Susilo, A.Md., IP., S.H., M.M. Dalam arahannya, ia meminta seluruh personel melaksanakan pemeriksaan secara teliti, terukur, persuasif, namun tetap tegas sesuai prosedur.
SELURUH BLOK HUNIAN DISISIR
Sekitar pukul 21.25 WIT, tim gabungan mulai bergerak melakukan penyisiran dan penggeledahan di setiap blok serta kamar hunian. Pemeriksaan mencakup barang bawaan warga binaan, sudut-sudut kamar, hingga sejumlah fasilitas yang berada di dalam blok.
Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam area Lapas, mulai dari perangkat komunikasi, instalasi listrik rakitan, perkakas, benda tajam, hingga perlengkapan tato.
RINCIAN BARANG YANG DIAMANKAN
Barang temuan kemudian dikumpulkan dan diamankan untuk dilakukan pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut. Adapun barang yang ditemukan meliputi:
Elektronik dan komunikasi: 1 unit handphone, 3 kepala USB, 4 kabel USB, 2 stopkontak rol, 1 unit kipas angin, 1 unit kompor listrik, dan 1 cartridge vape.
Perkakas dan benda tajam/berbahaya: 1 cutter, 2 gunting, 1 obeng, 1 tang, 1 sekop, 1 tongkat, 10 sendok besi, 1 sabuk berujung tajam, serta 2 lembar kaca.
Barang lainnya: 1 botol tinta tato, 4 jarum tato, dan 6 korek gas.
Seluruh barang hasil temuan dikumpulkan sekitar pukul 22.32 WIT. Selanjutnya, pada pukul 22.43 WIT dilakukan gelar barang bukti sebagai bagian dari proses pendataan, inventarisasi, dan dokumentasi.
PERKUAT SINERGI PENGAWASAN
Usai kegiatan, Ridwan Susilo menyampaikan apresiasi terhadap personel TNI dan Polri yang turut mendukung pelaksanaan razia. Menurutnya, keterlibatan lintas institusi menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
Ia menegaskan pengawasan terhadap warga binaan akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah pencegahan terhadap masuk dan beredarnya barang-barang yang dilarang.
Ridwan juga menyampaikan terima kasih atas dukungan jajaran TNI dan Polri. Seluruh barang temuan telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan serta penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ke depan, pengawasan pada pintu utama atau P2U serta kegiatan deteksi dini akan diperkuat melalui koordinasi berkelanjutan bersama aparat penegak hukum.
RAZIA BERLANGSUNG AMAN DAN LANCAR
Rangkaian razia gabungan berakhir sekitar pukul 23.00 WIT. Seluruh kegiatan berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.
Lapas Kelas IIB Nabire menegaskan kegiatan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari komitmen menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih terkendali dari keberadaan barang-barang terlarang.

Komentar