Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi mengumumkan selesainya pembangunan 65 titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap pertama. Program strategis ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru di wilayah pesisir Indonesia.
Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP, Trian Yunanda, memastikan seluruh pekerjaan konstruksi telah rampung sepenuhnya.
“Kami melaporkan pekerjaan konstruksi KNMP Tahap 1 pada 65 lokasi telah selesai 100 persen per akhir April 2026,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).
Satgas Dibentuk untuk Kawal Operasional
Untuk memastikan fasilitas yang telah dibangun dapat langsung dimanfaatkan masyarakat, KKP menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 20 Tahun 2026. Regulasi tersebut menjadi dasar pembentukan satuan tugas (satgas) yang akan mengawal operasional KNMP.
“Kami pastikan seluruh fasilitas dapat segera berfungsi optimal. Satgas akan memastikan kesiapan operasional berjalan efektif,” tambah Trian.
Program KNMP mengusung sejumlah tujuan strategis, di antaranya mendorong swasembada pangan nasional, mengembangkan konsep ekonomi biru, menciptakan lapangan kerja, serta menekan angka kemiskinan di kawasan pesisir.
Hadapi Tantangan Lapangan
Meski tahap pertama telah selesai, KKP mengakui adanya keterlambatan di beberapa titik pembangunan. Hal tersebut dipicu oleh berbagai kendala di lapangan, seperti lokasi terpencil, konflik lahan, hingga cuaca ekstrem.
“Kami memohon maaf atas keterlambatan penyelesaian, dan akan melakukan pemantauan ketat untuk tahap kedua di 35 lokasi lainnya,” jelas Trian.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan pentingnya kualitas pembangunan agar fasilitas dapat langsung meningkatkan produktivitas nelayan.
Fasilitas Lengkap untuk Nelayan
Setiap lokasi KNMP dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti pabrik es, gudang beku (cold storage), sentra kuliner hasil laut, hingga bengkel kapal dan kios perbekalan nelayan.
Dengan rampungnya tahap pertama ini, pemerintah kini fokus mempercepat pembangunan tahap kedua sekaligus memastikan 65 kampung nelayan yang telah selesai dapat segera beroperasi dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat pesisir.

Komentar