Internasional
Beranda / Internasional / IRGC Umumkan “Aturan Baru” di Selat Hormuz, Ketegangan Kawasan Meningkat

IRGC Umumkan “Aturan Baru” di Selat Hormuz, Ketegangan Kawasan Meningkat

Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengumumkan penerapan “aturan baru” di sepanjang garis pantai Iran di kawasan Teluk dan Selat Hormuz. Kebijakan ini disebut merupakan arahan dari Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.

Melalui laporan media pemerintah Press TV, Angkatan Laut IRGC menyatakan akan mengendalikan hampir 2.000 kilometer garis pantai Iran di wilayah tersebut. Pengendalian ini diklaim bertujuan menjadikan perairan sebagai sumber kekuatan ekonomi sekaligus keamanan bagi Iran dan kawasan sekitarnya, meski detail kebijakan belum dijelaskan secara rinci.

Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk, khususnya terkait akses pelayaran di Selat Hormuz yang merupakan jalur vital perdagangan energi global.

Situasi memanas setelah Teheran membatasi lalu lintas di jalur tersebut sebagai respons atas serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari 2026.

Upaya meredakan konflik sempat dilakukan melalui gencatan senjata pada 8 April yang dimediasi oleh Pakistan, dilanjutkan dengan perundingan di Islamabad pada 11–12 April. Namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan konkret.

Kemenhaj RI Respons Cepat Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kemudian memperpanjang gencatan senjata secara sepihak tanpa batas waktu baru, atas permintaan Pakistan.

Sejak 13 April, Amerika Serikat juga dilaporkan memberlakukan blokade angkatan laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di kawasan tersebut.

Langkah IRGC ini diperkirakan akan semakin meningkatkan tensi di Selat Hormuz, yang selama ini menjadi salah satu titik paling strategis sekaligus sensitif dalam dinamika geopolitik global.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement