Internasional Kesehatan Nasional
Beranda / Nasional / Dinkes DKI Catat Empat Kasus Hantavirus di Jakarta, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Dinkes DKI Catat Empat Kasus Hantavirus di Jakarta, Tiga Pasien Sudah Sembuh

JAKARTA — Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat terdapat empat kasus Hantavirus di Jakarta sepanjang tahun 2026. Dari jumlah tersebut, tiga pasien telah dinyatakan sembuh, sementara satu pasien lainnya masih berstatus suspek dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan tiga pasien mengalami gejala ringan dan kini telah pulih sepenuhnya.

“Tiga orang sudah sembuh dengan gejala ringan, sementara satu orang masih suspek karena penegakan diagnosisnya masih menunggu hasil laboratorium,” ujar Ani, Selasa (12/5/2026).

Ani menegaskan bahwa Hantavirus bukan penyakit baru dan selama ini terus dipantau oleh otoritas kesehatan. Ia menjelaskan, virus tersebut ditularkan melalui tikus, baik dari air liur, urine, maupun kotoran yang mencemari lingkungan.

“Hantavirus sebetulnya virus lama, bukan seperti Covid-19 yang dulu merupakan penyakit baru. Penularannya melalui tikus, bisa dari air liur, air seni, atau kotoran tikus yang terkontaminasi ke manusia,” jelasnya.

Mobil Polisi Dipotong 32 Bagian dan Diterbangkan ke Sugapa, Gambaran Beratnya Medan Intan Jaya

Menurut Ani, Hantavirus memiliki beberapa varian, namun hanya varian Andes yang diketahui dapat menular antarmanusia. Hingga kini, varian tersebut disebut belum pernah ditemukan di Indonesia.

“Sampai sekarang belum ada di Indonesia. Jadi kasus yang ada di sini penularannya masih dari tikus ke manusia,” katanya.

Ia menambahkan, pasien yang masih berstatus suspek saat ini menjalani isolasi sambil menunggu hasil laboratorium sebagai langkah antisipasi karena Hantavirus termasuk penyakit menular.

“Kalau kita menemukan suspek, prinsipnya dilakukan isolasi terlebih dahulu sampai hasil laboratorium keluar. Sejauh ini semua kasus yang muncul di Jakarta gejalanya ringan, dan tiga pasien sebelumnya sudah sembuh,” ujarnya.

Dinkes DKI Jakarta juga memastikan kasus yang ditemukan tidak berasal dari klaster tertentu, termasuk bukan berasal dari kapal pesiar, melainkan hasil pemantauan rutin yang dilakukan sepanjang tahun.

Bupati Puncak Jaya Hadiri Forum Strategis Percepatan Pembangunan Papua di Mimika

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada tanpa perlu panik. Warga diminta menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), rutin mencuci tangan, serta menggunakan masker dan alat pelindung ketika berada di area yang berpotensi terkontaminasi tikus.

“Selain itu, pengendalian tikus juga penting dilakukan,” kata Ani.

Ia menambahkan, jumlah kasus Hantavirus di Indonesia hingga saat ini masih tergolong terbatas sehingga masyarakat diminta tetap tenang sambil meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan.

“Ini bukan penyakit baru dan selama ini terus dimonitor. Jadi tidak perlu panik, tetapi tetap waspada dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat,” tandasnya.

Pemkab Intan Jaya Dorong Pengaspalan Bandara Pogapa untuk Buka Akses Pedalaman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement