Ekonomi Mimika Nasional
Beranda / Nasional / Sopir Protes Solar Habis, Gerbang SPBU Nawaripi Sempat Ditutup

Sopir Protes Solar Habis, Gerbang SPBU Nawaripi Sempat Ditutup

Mimika – Aksi protes terjadi di Jalan Yos Sudarso Nawaripi, Rabu (6/5), setelah sejumlah sopir truk dan pickup yang mengantre sejak pagi tidak mendapatkan BBM jenis solar.

Diduga kehabisan stok solar menjadi pemicu utama, para sopir kemudian menutup gerbang SPBU dari dua sisi sebagai bentuk kekecewaan. Dampaknya, pengendara lain yang hendak mengisi BBM jenis Pertalite dan Pertamax tidak dapat masuk ke area SPBU.

Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun, membenarkan adanya aksi tersebut.

“Iya, mereka yang tidak dapat solar menutup pintu gerbang, sehingga pembeli BBM lain juga tidak bisa masuk,” ujarnya.

Dugaan Praktik Curang

Selain persoalan stok, para sopir juga menduga adanya ketidakberesan dalam distribusi BBM di SPBU tersebut. Mereka menilai pasokan sekitar 8 ton solar habis terlalu cepat.

Pertamina: Konsumsi LPG Non-Subsidi di Papua Turun 20 Persen Pascakenaikan Harga

Tak hanya itu, pengisian BBM disebut hanya dilakukan di satu sisi, sementara sisi lain diduga melayani kendaraan tertentu, yang memicu kecurigaan adanya praktik tidak adil.

“Pengelolaan manajemen kurang bagus, makanya sopir menduga ada kecurangan. Ini harus dievaluasi,” kata Norman.

Mediasi dan Pembukaan Kembali SPBU

Situasi akhirnya mereda setelah pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama aparat setempat turun langsung melakukan mediasi antara sopir dan pengelola SPBU.

Hasilnya, gerbang SPBU kembali dibuka dan aktivitas pengisian BBM dapat berjalan normal.

Perlu Evaluasi Distribusi BBM

Peristiwa ini menjadi sorotan terkait pengelolaan distribusi BBM, khususnya solar yang sangat dibutuhkan oleh kendaraan angkutan barang.

Polres Mimika Amankan Oknum Security Terkait Tembakau Sintetis

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi agar distribusi BBM lebih transparan dan merata, sehingga tidak memicu konflik serupa di kemudian hari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement