Ekonomi Inspirasi Mimika Nasional
Beranda / Nasional / DPR RI dan Kapolda Papua Tinjau Stok Pangan Bulog Mimika, Soroti Kendala Distribusi ke Wilayah Pegunungan

DPR RI dan Kapolda Papua Tinjau Stok Pangan Bulog Mimika, Soroti Kendala Distribusi ke Wilayah Pegunungan

Mimika – Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, bersama Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah, Jeremias Rontini, melakukan kunjungan ke Kantor Perum Bulog Cabang Mimika untuk memantau ketersediaan stok serta penyaluran bantuan pangan.

Dalam kunjungan tersebut, Mandenas menyampaikan bahwa stok pangan di Bulog Mimika dalam kondisi aman, namun distribusi ke daerah penerima manfaat, khususnya di wilayah pegunungan seperti Kabupaten Puncak, masih menghadapi kendala waktu.

“Di Bulog Mimika stoknya tersedia, cuma distribusi ke daerah penerima manfaat seperti Kabupaten Puncak itu membutuhkan waktu yang panjang,” ujarnya, Sabtu.

Ia menjelaskan, hambatan utama disebabkan kondisi geografis yang hanya memungkinkan akses melalui jalur udara dengan pesawat berbadan kecil. Dalam sehari, kapasitas angkut bantuan pangan diperkirakan hanya mencapai sekitar 15 ton.

“Kendala hanya waktu saja karena pesawatnya kecil dan angkutan juga terbatas,” tambahnya.

Pemkab Puncak Jaya Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Serapan Anggaran

Mandenas menilai mekanisme penyaluran yang selama ini mengacu pada petunjuk teknis (juknis) perlu dibuat lebih fleksibel agar dapat menyesuaikan kondisi di Papua. Ia berencana menyampaikan hal tersebut kepada kantor pusat Bulog serta Badan Pangan Nasional.

Selain itu, ia juga meminta pemerintah daerah untuk memberikan dukungan, termasuk subsidi transportasi, guna mempercepat distribusi bantuan beras dan minyak goreng hingga ke wilayah terpencil.

Ia menegaskan pentingnya data penerima yang akurat agar bantuan tepat sasaran. Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) diketahui menerima 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng per bulan.

“Ini sangat membantu sehingga tidak ada alasan lagi masyarakat lapar,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini menyatakan pihaknya siap mendukung pengamanan distribusi bantuan pangan hingga ke daerah tujuan.

KKP Rampungkan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Tahap I, Siap Dorong Ekonomi Pesisir

“Kami amankan dari Mimika sampai di bandara tujuan. Di bandara kami berkolaborasi dengan TNI hingga ke titik distribusi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan gudang Bulog di ibu kota kabupaten turut mempermudah proses pengamanan distribusi.

Di sisi lain, Kepala Kantor Perum Bulog Cabang Mimika, Dedy Wahyudi, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan pangan di Papua tidak dapat disamakan dengan wilayah Jawa karena faktor geografis dan cuaca.

“Kalau di Jawa satu bulan bisa selesai, di sini bisa memakan waktu dua kali lebih lama,” jelasnya.

Saat ini, stok beras di Bulog Mimika tercatat sekitar 1.000 ton dan minyak goreng sebanyak 150 ribu liter. Adapun penyaluran bantuan pangan ke Kabupaten Puncak telah mencapai 65 persen.

Hardiknas 2026 di SLB Nabire: Kisah Inspiratif Deki Degei, Bukti Pendidikan Inklusif

Bulog juga menerapkan strategi penyaluran lebih awal untuk wilayah terjauh guna mengantisipasi keterbatasan waktu distribusi.

“Kami lakukan lebih awal untuk meng-cover durasi waktu yang diberikan pemerintah,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement