Hukum & Kriminal Nabire
Beranda / Nabire / KNPB Nabire Klaim Dihadang Aparat Usai Penggalangan Dana, Soroti Kebebasan Berekspresi

KNPB Nabire Klaim Dihadang Aparat Usai Penggalangan Dana, Soroti Kebebasan Berekspresi

Nabire – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire mengaku sempat dihadang aparat dari satuan intelijen keamanan (Intelkam) Polresta Nabire usai melakukan kegiatan penggalangan dana melalui “kotak revolusi” di kawasan Karang Pasar, Sabtu (28/3/2026).

Informasi tersebut disampaikan oleh Ando Douw. Ia menjelaskan, kegiatan penggalangan dana dimulai sekitar pukul 08.11 WIT dan berlangsung hingga pukul 11.20 WIT.

Menurut kronologi yang disampaikan, setelah kegiatan selesai, sejumlah anggota KNPB didatangi seorang aparat intel yang mengambil foto serta menanyakan aktivitas yang dilakukan.

“Setelah itu aparat meninggalkan lokasi, namun tidak lama kemudian anggota kembali dihadang oleh aparat dari Intelkam dan Reskrim yang datang menggunakan dua mobil dan satu sepeda motor,” ujarnya.

Ia menambahkan, sempat terjadi negosiasi antara kedua pihak. Dalam proses tersebut, aparat disebut meminta agar atribut berupa bendera KNPB diturunkan. Setelah negosiasi, anggota KNPB kemudian membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

Kepala Suku Intan Jaya Kecam Hoaks dan Kekerasan, Ingatkan Warga Tak Mudah Terprovokasi

Namun, situasi disebut berlanjut dengan kedatangan dua truk Dalmas yang dilaporkan sempat melakukan pengejaran hingga ke permukiman warga.

Sementara itu, Ketua KNPB Wilayah Nabire, Krish Mote, menegaskan agar aparat kepolisian tidak membatasi ruang demokrasi, khususnya kebebasan berekspresi.

“Kebebasan berekspresi dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 28E ayat (3) dan Pasal 28F, serta diatur dalam UU Nomor 9 Tahun 1998,” tegasnya.

Pihak KNPB juga menekankan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara sepanjang dilakukan secara bertanggung jawab.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut.

Demianus Magai Yogi Kembali Disorot, Muncul Dugaan Tekanan dan Pemerasan di Paniai

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement