Infrastruktur Mimika Nasional
Beranda / Nasional / Produksi Grasberg Mulai Bangkit! Freeport Targetkan Normal dalam 2–3 Pekan, Investasi Rp337 Triliun Mengintai

Produksi Grasberg Mulai Bangkit! Freeport Targetkan Normal dalam 2–3 Pekan, Investasi Rp337 Triliun Mengintai

Mimika – Produksi tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) milik PT Freeport Indonesia ditargetkan kembali normal dalam waktu dua hingga tiga pekan ke depan setelah sempat terganggu akibat insiden longsor.

Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyampaikan bahwa perusahaan saat ini tengah mempercepat proses pemulihan, khususnya di area production block 2 dan 3 yang menjadi tulang punggung operasional tambang.

“Dalam 2–3 minggu ke depan kita mulai ramp up kembali produksi di Grasberg Block Cave, terutama di production block 2 dan 3. Sementara block 1 direncanakan menyusul pada 2027,” ujarnya.

Meski menghadapi sejumlah tantangan teknis di area tambang bawah tanah, Freeport tetap optimistis proses pemulihan dapat berjalan bertahap hingga mencapai kapasitas optimal.

Pada tahun ini, perusahaan menargetkan produksi sebesar 1,1 miliar pound tembaga serta 800.000 troy ounces emas atau setara sekitar 24,88 ton—angka yang menunjukkan besarnya peran tambang Grasberg dalam industri pertambangan nasional.

Ketua FKUB Ajak Warga Jaga Kerukunan Idulfitri, 60 Relawan Disiagakan di Nabire

Menariknya, di tengah kenaikan biaya operasional, Freeport memilih fokus pada stabilitas produksi dibandingkan mengejar keuntungan semata.

“Pendapatan sangat bergantung pada harga komoditas yang tidak bisa kami kendalikan. Karena itu, kami fokus pada produksi dan operasional,” jelas Tony.

Di sisi lain, peluang investasi besar juga terbuka lebar. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, mengungkapkan potensi tambahan investasi hingga USD 20 miliar atau sekitar Rp337,6 triliun dalam 20 tahun ke depan.

Investasi tersebut berkaitan dengan pengembangan mineral kritis, seiring kerja sama antara pemerintah Indonesia, Freeport-McMoRan, dan PTFI.

“Tambahan investasi ini diharapkan berdampak positif bagi penerimaan negara, termasuk pajak dan penguatan industri hilirisasi,” kata Rosan.

Sem Wanimbo Peringatkan Sebby Sambom Hentikan Narasi Provokatif, Jaga Kondusivitas Papua

Dengan percepatan pemulihan produksi dan rencana ekspansi investasi jangka panjang, tambang Grasberg diharapkan kembali menjadi motor penggerak ekonomi nasional sekaligus memberikan kontribusi besar bagi pembangunan di Papua.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement