NABIRE, PapuaTengah.news – PT Bank Papua bersama Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua serta Pemerintah Kabupaten Nabire resmi meluncurkan program kolaborasi Sahabat Sehat melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Kamis (17/9/2026). Peluncuran berlangsung di Aula DPPKB Kabupaten Nabire sebagai bagian dari upaya memperkuat intervensi gizi bagi keluarga sasaran.
Ketua Tim Permas dan Pengelola Lini Lapangan Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Alosius Karubaba, S.Sos., mengatakan pencegahan stunting membutuhkan kepedulian dan keterlibatan berbagai pihak dengan semangat gotong royong.
100 SASARAN TERIMA BANTUAN NUTRISI
Melalui program Sahabat Genting, sebanyak 100 sasaran yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui dan balita akan memperoleh bantuan bahan nutrisi selama lima bulan.
“Melalui program Sahabat Genting yang dilakukan oleh Bank Papua, sebanyak 100 sasaran 3B yang di antaranya ibu hamil, ibu menyusui dan Balita akan menerima bantuan bahan nutrisi selama 5 bulan,” ujar Alosius.
Program tersebut menjangkau enam distrik di Kabupaten Nabire, yakni Distrik Nabire, Nabire Barat, Makimi, Teluk Kimi, Wanggar dan Yaro.
Bantuan ini diarahkan sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi Papua sejak usia dini.
KOMITMEN CSR BANK PAPUA
Pimpinan Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Papua, Matheus Althiberg Mual, yang membacakan sambutan tertulis Direktur Utama Bank Papua Yuliana D. Yembise, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sahabat Genting di Nabire merupakan kelanjutan dari komitmen tanggung jawab sosial Bank Papua.
Matheus menyebut pada 2025 Bank Papua telah menjalankan kolaborasi Sahabat Sehat bersama program Genting di Kota Jayapura, Kabupaten Supiori dan Kabupaten Asmat dengan jumlah 300 penerima manfaat.
Menurutnya, program tersebut menunjukkan hasil pertumbuhan yang positif berdasarkan evaluasi yang dilakukan.
Atas konsistensi tersebut, Bank Papua memperoleh predikat Gold sebagai Orang Tua Asuh Cegah Stunting dalam Genting Collaboration Summit 2025 yang digelar di Jakarta pada 10 Desember 2025.
PERLUAS INTERVENSI KE TIGA DAERAH
Memasuki 2026, Bank Papua kembali memperluas pelaksanaan intervensi gizi melalui program Sahabat-Genting. Tahun ini, program tersebut menyasar Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Nabire.
Masing-masing wilayah memperoleh kuota 100 sasaran. Kehadiran program di Nabire diharapkan dapat memperkuat upaya pendampingan dan pemberian dukungan gizi kepada keluarga yang masuk dalam kelompok berisiko stunting.
PEMKAB NABIRE SAMBUT PROGRAM
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Nabire, Syarifudin, SP, menyambut baik pelaksanaan program CSR Sahabat Genting di wilayah Nabire.
Ia mengajak dunia usaha, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, lembaga pendidikan, media serta berbagai pihak lainnya untuk ikut berkontribusi dalam pencegahan stunting.
“Kami mengajak seluruh mitra kerja di Kabupaten Nabire, khususnya dunia usaha, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, lembaga pendidikan, media dan seluruh pihak untuk bersama-sama mengambil bagian,” tuturnya.
DIBUKA SECARA RESMI
Wakil Bupati Nabire H. Burhanuddin Pawennari, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Nabire Mesak Magai, menyampaikan apresiasi kepada Bank Papua atas dukungan yang diberikan dalam penanganan stunting di daerah.
Ia berharap program tersebut dapat membantu Kabupaten Nabire menekan angka stunting sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Papua Tengah.
Pemerintah Kabupaten Nabire juga mengarahkan organisasi perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan DP2KB, untuk memastikan pelaksanaan program berjalan secara terarah, terkoordinasi dan tepat sasaran.
Dengan memanjatkan syukur serta memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, Wakil Bupati H. Burhanuddin Pawennari kemudian secara resmi menyatakan program CSR Sahabat Genting Kabupaten Nabire dibuka.

Komentar