TIMIKA, PapuaTengah.news – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, terus memperluas jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) guna meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih. Pembangunan saat ini tersebar pada 13 lokasi di empat distrik dalam wilayah perkotaan Timika.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika Awaludin Sully mengatakan, empat distrik yang menjadi sasaran pembangunan yakni Distrik Kwamki Narama, Kuala Kencana, Wania dan Mimika Baru.
13 LOKASI JARINGAN AIR BERSIH DIKERJAKAN
Awaludin menjelaskan, pekerjaan fisik perluasan SPAM telah berjalan sesuai kontrak. Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran antara lain Kampung Pioka Kencana, SP 13, SP 12 di wilayah Kwamki Narama, serta kawasan belakang Keuskupan Timika di Distrik Mimika Baru.
“Total itu ada 13 lokasi tersebar di empat distrik yang saat ini sedang dikerjakan,” ujarnya di Timika, Kamis.
Pembangunan mencakup Jaringan Distribusi Utama (JDU) serta Sambungan Rumah (SR). Untuk tahap sambungan rumah, pemerintah memberikan prioritas kepada kawasan permukiman yang dihuni masyarakat asli Papua.
Setelah jaringan distribusi utama selesai, titik-titik yang memenuhi ketentuan akan langsung mendapatkan sambungan rumah sesuai prioritas pembangunan tahun ini.
WARGA DAPAT AJUKAN SAMBUNGAN RUMAH
Awaludin menyampaikan, setelah seluruh jaringan utama terbangun, masyarakat yang membutuhkan sambungan air ke rumah dapat mengajukan permohonan pemasangan.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui Mal Pelayanan Publik atau dengan melapor kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Air Minum untuk diproses sesuai ketentuan.
Dengan mekanisme tersebut, perluasan jaringan diharapkan tidak hanya membangun infrastruktur utama, tetapi juga membuka akses pelayanan air bersih bagi lebih banyak rumah tangga di kawasan perkotaan Timika.
1.724 BATANG PIPA HIBAH FREEPORT
Pemkab Mimika juga mendapat dukungan berupa hibah pipa dari PT Freeport Indonesia. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu percepatan pembangunan sarana air bersih karena pemerintah tidak perlu kembali melakukan pengadaan pipa untuk kebutuhan pekerjaan yang sedang berjalan.
Sebanyak 1.724 batang pipa hibah telah diserahkan kepada Pemkab Mimika dan kini dimanfaatkan untuk mendukung perluasan jaringan SPAM.
“Pipa hibah dari PT Freeport ini sangat membantu pelayanan air bersih untuk empat distrik di Mimika,” kata Awaludin.
Dalam pembangunan JDU, pemerintah menggunakan pipa berukuran 10 inci, 3 inci dan 2 inci yang selanjutnya dimanfaatkan untuk mendukung jaringan Sambungan Rumah.
Pipa tersebut sebelumnya dimobilisasi dari Mile 43, lokasi kerja PT Freeport Indonesia, selama 13 hari dan kemudian disimpan di tempat yang dinilai aman sebelum digunakan dalam pekerjaan fisik.
PEMKAB TARGETKAN LAYANAN MENJANGKAU WARGA
Pemkab Mimika menyatakan komitmennya untuk terus memperluas jaringan air bersih di kawasan Kota Timika hingga dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
Pembangunan SPAM diharapkan mampu memberikan akses air bersih yang layak bagi kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat.
“Kami harapkan pembangunan air bersih yang langsung di minum ini bisa menyentuh ke seluruh masyarakat,” ujar Awaludin.

Komentar