NABIRE, PapuaTengah.news – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meluncurkan website dan aplikasi Sistem Informasi Administrasi Perizinan (SIAP) untuk memudahkan masyarakat dan pelaku usaha mengurus perizinan secara digital.
Peluncuran yang berlangsung di Nabire, Rabu (14/10/2026), menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi. Dengan sistem tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengakses layanan perizinan dari rumah maupun tempat usaha tanpa harus berulang kali mendatangi kantor dinas.
Staf Ahli II Bidang Kemasyarakatan, Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pengembangan Otonomi Khusus Provinsi Papua Tengah, Ukkas, S.Sos., M.KP., yang mewakili Gubernur Papua Tengah, mengatakan SIAP merupakan inovasi untuk mewujudkan pelayanan yang lebih modern, transparan, dan efisien.
Menurutnya, digitalisasi menjadi kebutuhan seiring meningkatnya harapan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah yang cepat, mudah, dan memberikan kepastian.
“Kehadiran website dan aplikasi perizinan yang disingkat SIAP ini merupakan bukti nyata komitmen DPMPTSP Provinsi Papua Tengah dalam mewujudkan Smart City dan Good Governance,” ujar Ukkas.
Lengkapi Layanan OSS-RBA
Ukkas menjelaskan bahwa SIAP dirancang untuk melengkapi sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA), terutama dalam mengakomodasi jenis perizinan tertentu yang belum tercakup dalam sistem tersebut sesuai kewenangan pemerintah daerah.
Kehadiran layanan ini diharapkan dapat menyederhanakan proses administrasi, memberikan kepastian hukum, serta mempermudah masyarakat dan investor dalam menjalankan maupun mengembangkan usaha di Papua Tengah.
Melalui sistem digital, pemohon diharapkan memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai prosedur pengurusan izin dan perkembangan permohonan yang diajukan.
Dorong Transparansi dan Efisiensi Pelayanan
Penerapan SIAP diharapkan memberikan tiga manfaat utama, yaitu meningkatkan transparansi, mempersempit peluang terjadinya pungutan liar, dan mempercepat proses pelayanan perizinan.
Dari aspek transparansi, informasi mengenai persyaratan, biaya, dan jangka waktu pengurusan izin diharapkan dapat diakses secara terbuka. Pemohon juga dapat memantau proses permohonan sehingga memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai tahapan pelayanan.
Sementara itu, digitalisasi dapat mengurangi interaksi tatap muka yang tidak diperlukan sehingga diharapkan turut menekan peluang terjadinya pungutan liar dan praktik korupsi.
“Dengan sistem ini, masyarakat diharapkan dapat mengakses layanan dari rumah maupun tempat usaha tanpa harus datang berkali-kali ke kantor dinas,” jelasnya.
Kualitas SDM dan Pemeliharaan Sistem Jadi Perhatian
Ukkas mengingatkan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan yang berkualitas.
Ia meminta DPMPTSP memastikan sistem SIAP berfungsi dengan baik melalui pemeliharaan rutin, penanganan kendala teknis secara cepat, serta sosialisasi yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.
“Inovasi digital harus diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.
Selain kesiapan teknis, ia menekankan pentingnya pelayanan yang tetap mengedepankan aspek kemanusiaan. Petugas diharapkan mampu memberikan bantuan secara ramah, responsif, dan solutif, khususnya kepada masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan digital.
Menurutnya, penerapan teknologi semestinya benar-benar mempermudah masyarakat, bukan sekadar memindahkan proses antrean dari loket pelayanan ke aplikasi.
SIAP Diharapkan Perkuat Iklim Investasi
Peluncuran SIAP menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel.
Keberhasilan penerapannya akan bergantung pada kemudahan penggunaan, keandalan sistem, keterbukaan informasi, serta konsistensi pemerintah dalam menindaklanjuti permohonan masyarakat.
Melalui pengelolaan yang optimal, SIAP diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan perizinan, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, dan mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif di Papua Tengah.

Komentar