Nabire
Beranda / Nabire / Lima Perwira Polda Papua Tengah Bantu Ungkap Kebakaran yang Tewaskan 11 Warga Paniai

Lima Perwira Polda Papua Tengah Bantu Ungkap Kebakaran yang Tewaskan 11 Warga Paniai

NABIRE, PapuaTengah.news – Polda Papua Tengah mengerahkan lima perwira serta personel Reskrim untuk membantu Polres Paniai melakukan penyelidikan atas kebakaran di Pasar Bopauda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, yang menyebabkan 11 orang meninggal dunia.

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung mengatakan, pengerahan personel tersebut merupakan tindak lanjut perintah Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini untuk mempercepat proses pengungkapan peristiwa kebakaran.

DUA DIREKTORAT TURUN LANGSUNG KE PANIAI

Dalam penanganan kasus tersebut, Kapolda menugaskan Dirreskrimum Kombes Pol. Asep Sayidi Wijaya dan Dirreskrimsus Kombes Pol. I Ketut Suarnaya untuk turun langsung memimpin penyelidikan di Kabupaten Paniai.

Tim bersama jajaran Polres Paniai kini mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi guna mengetahui rangkaian kejadian serta penyebab kebakaran yang berlangsung pada Senin (7/9) dini hari.

Henry menegaskan, kepolisian belum mengambil kesimpulan terkait penyebab kejadian karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

Kejari Dorong Pemda Pahami Pencegahan Korupsi Sejak Perencanaan

“Kami fokus mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi-saksi. Sehingga kami belum bisa berandai-andai dalam mengungkap penyebab kebakaran,” ujarnya.

11 KORBAN TERDIRI ATAS DUA KELUARGA

Peristiwa tersebut merenggut nyawa 11 orang, terdiri atas lima orang dewasa dan enam anak-anak. Para korban merupakan anggota dua keluarga serta satu warga lainnya.

Keluarga Hasyim (30) terdiri atas dirinya, istrinya Rizka Falma (28), serta tiga anak mereka, Ardi (9), Icha (6) dan Al Yusuf (2).

Sementara keluarga Wandi (36) terdiri atas Wandi, istrinya Herlina (30), serta tiga anak, yakni Aska (9), Abie (6) dan Adit (5). Korban lainnya adalah Najamuddin (70).

Seluruh korban masih disemayamkan di RSUD Paniai. Polisi juga merencanakan pemeriksaan visum setelah memperoleh persetujuan dari pihak keluarga.

HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers

LABFOR DAN DVI DUKUNG PENANGANAN

Untuk memastikan penyebab kebakaran berdasarkan pemeriksaan ilmiah, kepolisian masih menunggu kedatangan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Polda Papua untuk melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) juga akan dilibatkan dalam proses penanganan dan identifikasi terhadap para korban.

Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 49 bangunan berupa rumah dan kios hangus terbakar. Dampak kejadian tersebut turut menyebabkan 148 warga kehilangan tempat tinggal.

POSKO DIDIRIKAN UNTUK WARGA TERDAMPAK

Kepolisian telah menyediakan posko bagi masyarakat terdampak di halaman Polsek Paniai Timur. Sebagian warga lainnya memilih untuk sementara mengungsi di rumah kerabat atau keluarga.

Polda Papua Tengah mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi mengenai penyebab kebakaran yang belum dipastikan kebenarannya.

Terekam CCTV Hendak Bakar Kios, Dua Pelaku Diburu Polres Paniai

Henry meminta warga tetap tenang dan memberikan ruang kepada kepolisian untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

“Kami minta masyarakat menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian dan tidak terpancing kabar yang belum tentu benar,” katanya.

Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar kepolisian dalam menentukan penyebab pasti kebakaran yang mengakibatkan korban jiwa dan kerugian material tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement