NABIRE, PapuaTengah.news – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Tengah bersama jajaran Korem dan TNI menggelar sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara bagi siswa dan guru SMA Negeri 2 Nabire, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus mendorong generasi muda menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Sosialisasi diawali dengan pembacaan sambutan tertulis Kepala Kesbangpol Papua Tengah Albertus Adii, ST., M.Si., yang disampaikan Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Yohanes Mom, S.Th.
GENERASI MUDA HADAPI TANTANGAN ERA DIGITAL
Dalam sambutannya, Albertus Adii menyoroti berbagai tantangan yang berkembang seiring perubahan zaman. Penyebaran informasi palsu, potensi perpecahan melalui media sosial hingga masuknya berbagai ideologi dari luar menjadi hal yang dinilai perlu diantisipasi melalui penguatan karakter dan wawasan kebangsaan.
“Kalian tidak hanya dituntut untuk berprestasi secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter yang kokoh dan rasa cinta tanah air yang kuat. Masa depan bangsa ini berada di tangan kalian,” ujar Yohanes Mom saat membacakan sambutan tersebut.
Ia menekankan bahwa empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, tidak cukup hanya dipahami secara teoritis.
Nilai-nilai tersebut perlu diterapkan melalui perilaku sehari-hari, termasuk dalam kehidupan siswa di lingkungan sekolah.
DORONG SIKAP TOLERAN DAN BIJAK BERMEDIA SOSIAL
Dalam sosialisasi, para peserta diberikan sejumlah contoh penerapan nilai kebangsaan dalam kehidupan sekolah. Salah satunya dengan mencegah tindakan perundungan atau bullying terhadap sesama siswa.
Selain itu, pelajar didorong membangun sikap toleransi dengan menghargai perbedaan suku, ras dan agama. Kecakapan literasi digital juga menjadi perhatian, terutama dalam menyaring informasi sebelum menyebarkannya melalui media sosial.
Langkah tersebut diharapkan dapat membentuk pelajar yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu menjaga hubungan sosial dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
SMAN 2 NABIRE APRESIASI KEGIATAN
Kepala SMAN 2 Nabire Suryati Mangalo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Kesbangpol Papua Tengah dan jajaran Korem yang telah memilih sekolahnya sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, sosialisasi tersebut menjadi kesempatan bagi sekolah untuk semakin memperkuat pendidikan karakter, nasionalisme, patriotisme, kedisiplinan dan tanggung jawab peserta didik.
“Kegiatan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMAN 2 Nabire, terlebih sekolah kami sebelumnya telah mengukir prestasi dengan terpilih mewakili Provinsi Papua Tengah dalam ajang Lomba Empat Pilar Tingkat Nasional hingga melangkah ke Senayan,” ungkap Suryati.
10 SISWA PERWAKILAN NASIONAL DIBERI APRESIASI
Dalam kesempatan tersebut, sekolah dan penyelenggara turut memberikan penghargaan kepada 10 siswa-siswi SMAN 2 Nabire yang sebelumnya menjadi perwakilan sekolah dalam Lomba Empat Pilar Tingkat Nasional.
Kesepuluh siswa tersebut dipanggil ke depan dan menerima apresiasi secara langsung. Prestasi itu dinilai menjadi salah satu catatan positif dalam upaya sekolah menanamkan pemahaman mengenai kebangsaan dan ideologi negara kepada peserta didik.
Suryati berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus mempertahankan prestasi sekolah dalam bidang kebangsaan.
PELAJAR DIDORONG JADI AGEN PERUBAHAN
Suryati juga mengajak para siswa memanfaatkan kesempatan berdiskusi dengan narasumber dari Kesbangpol dan Korem untuk memperdalam wawasan kebangsaan.
“Harapan kami, predikat dan prestasi kebangsaan yang telah diraih SMAN 2 Nabire dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Kesbangpol Papua Tengah berharap pelajar dapat menerapkan nilai empat pilar tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.
Para siswa diharapkan mampu menjadi bagian dari lingkungan yang menjaga persatuan, membangun suasana sekolah yang damai dan toleran, serta mengembangkan prestasi yang membawa nama baik sekolah dan Papua Tengah.

Komentar