Mimika Pendidikan
Beranda / Pendidikan / YPMAK Kirim 13 Mahasiswa Asal Mimika Kuliah di UPN Veteran Yogyakarta

YPMAK Kirim 13 Mahasiswa Asal Mimika Kuliah di UPN Veteran Yogyakarta

TIMIKA, Papuatengah.news – Program beasiswa Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia asal Mimika, Papua Tengah, melalui pendidikan tinggi agar para penerima beasiswa dapat kembali dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Sekretaris Pengurus YPMAK Kristianus Ukago di Timika, Selasa, mengatakan pihaknya memberangkatkan 13 mahasiswa penerima beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta.

“YPMAK memberikan kewenangan kepada UPN untuk menentukan mahasiswa yang lolos sesuai standar yang ditetapkan. Jadi 13 mahasiswa ini adalah mereka yang terpilih dari seleksi 247 calon mahasiswa,” kata Kristianus.

Mahasiswa Dipilih melalui Seleksi

Kristianus menjelaskan, para mahasiswa tersebut diterima melalui proses seleksi yang dilakukan oleh pihak UPN Veteran Yogyakarta.

Dari proses tersebut, sebanyak 15 mahasiswa dinyatakan terpilih. Namun, baru 13 mahasiswa yang dapat berangkat dan hadir di Yogyakarta, sementara dua mahasiswa lainnya masih dalam proses evaluasi terkait keberlanjutan keikutsertaan dalam program beasiswa.

Polres Puncak Siagakan Puluhan Personel Antisipasi Gangguan Keamanan di Ilaga

Ketiga belas mahasiswa tersebut diterima pada sejumlah program studi yang dinilai memiliki keterkaitan dengan kebutuhan sumber daya manusia di bidang teknik.

Program studi yang diikuti meliputi Teknik Pertambangan, Teknik Geologi, Teknik Lingkungan, Teknik Metalurgi, Teknik Perminyakan, dan Teknik Geofisika.

Program beasiswa tersebut menjadi salah satu langkah YPMAK dalam mempersiapkan generasi muda asal Mimika agar memiliki kompetensi yang dapat mendukung pembangunan Papua Tengah, khususnya pada sektor yang membutuhkan tenaga profesional.

YPMAK Terapkan Pola Pembinaan Asrama

Kristianus berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut dengan sungguh-sungguh serta mengikuti seluruh ketentuan akademik, pembinaan, dan pendampingan yang telah ditetapkan.

“Kami berharap ada hasil yang nantinya bisa kita dapatkan di Timika. Kami percaya, pihak kampus akan terus mendidik dan memberikan pendampingan yang baik kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Ribuan Pelajar Meriahkan Karnaval Budaya Nusantara HUT ke-81 RI di Mimika

Ia menjelaskan, YPMAK menerapkan pola asrama bagi mahasiswa penerima beasiswa sebagai bagian dari sistem pembinaan selama menjalani pendidikan.

Menurutnya, pembinaan di asrama menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan studi mahasiswa. Berdasarkan pengalaman YPMAK, mahasiswa yang mengikuti pola tinggal di asrama cenderung memiliki capaian akademik yang baik.

YPMAK juga akan terus berkoordinasi dengan pihak UPN Veteran Yogyakarta untuk memastikan kebutuhan pendidikan mahasiswa terpenuhi sesuai mekanisme dan kewajiban pembiayaan yang telah ditetapkan dalam program beasiswa.

UPN Siapkan Pendampingan Akademik dan Soft Skill

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UPN Veteran Yogyakarta Hendro Widjanarko mengatakan pihaknya siap memberikan pendampingan kepada para mahasiswa penerima beasiswa agar dapat menyelesaikan pendidikan sesuai target.

“Kita sepakat anak-anak ini nanti semuanya harus lulus dan semuanya harus kembali ke Papua. Saya ingin empat atau lima tahun ke depan mereka kembali dan membangun Timika,” kata Hendro.

LLDikti Wilayah XIV Pastikan PKKMB di Tanah Papua Bebas Perpeloncoan

Hendro mengatakan mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya akan mendapatkan pembelajaran akademik, tetapi juga pembekalan kemampuan nonakademik atau soft skill.

Pembekalan tersebut mencakup penguatan karakter serta nilai-nilai bela negara yang diharapkan dapat membentuk mahasiswa menjadi sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus tanggung jawab terhadap daerah asal.

UPN Veteran Yogyakarta juga menyiapkan pendamping akademik dan berbagai fasilitas pendukung untuk membantu mahasiswa menghadapi kendala selama mengikuti proses perkuliahan.

Hendro meminta seluruh mahasiswa menjaga fokus utama selama berada di Yogyakarta, yakni menyelesaikan pendidikan sesuai target yang telah ditetapkan.

Dengan pendidikan dan pembinaan yang diberikan, para mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan studi dengan baik, memperoleh kompetensi sesuai bidang masing-masing, kemudian kembali ke Mimika untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan Papua Tengah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement