NABIRE, Papuatengah.news – Ratusan massa yang tergabung dalam Front Peduli Alam dan Manusia Wilayah SIMAPITOWA menyampaikan aspirasi di halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah, Senin (10/8/2026).
Massa tiba di Kantor DPR Papua Tengah setelah melakukan long march dan bergabung dari empat titik yang tersebar di Kota Nabire. Setibanya di lokasi, massa memadati halaman kantor legislatif untuk menyampaikan sejumlah aspirasi terkait persoalan tanah, lingkungan, serta keberadaan aparat keamanan di wilayah yang menjadi perhatian mereka.
Massa Mulai Berorasi Pukul 11.40 WIT
Penyampaian aspirasi dimulai sekitar pukul 11.40 WIT. Massa secara bergantian menyampaikan orasi di hadapan peserta aksi dan membawa sejumlah pamflet serta spanduk yang berisi tuntutan dan kritik terhadap sejumlah kebijakan maupun aktivitas yang mereka persoalkan.
Para demonstran menyampaikan aspirasi secara terbuka di halaman kantor DPR Papua Tengah. Sejumlah anggota DPR Papua Tengah juga hadir di tengah-tengah massa untuk menyaksikan jalannya aksi sekaligus menerima aspirasi yang disampaikan.
Empat Tuntutan Utama Disampaikan
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa membawa sejumlah pamflet yang memuat empat tuntutan utama.
Salah satu tuntutan massa adalah menolak adanya pemaksaan terhadap masyarakat untuk melepaskan tanah yang mereka klaim berkaitan dengan kepentingan tertentu.
Massa juga mendesak TNI mencabut seng plat yang disebut telah dipasang di kawasan KM 95 dan KM 102.
Tuntutan berikutnya adalah penolakan terhadap pembuatan kanal di Kali Bumi dan KM 105 yang oleh massa dikaitkan dengan aktivitas perusahaan.
Selain itu, massa meminta penarikan personel militer organik maupun non-organik dari wilayah yang menjadi sasaran aspirasi mereka.
Pengamanan Melibatkan TNI, Polri dan Satpol PP
Situasi di sekitar lokasi aksi terpantau kondusif. Pengamanan dilakukan oleh aparat gabungan TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua Tengah.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu bersama Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nabire Letkol Laut Mario Marco Wainarisi terlihat memantau langsung jalannya aksi bersama personel pengamanan di lapangan.
Kehadiran aparat dilakukan untuk memastikan penyampaian pendapat berlangsung secara aman dan tertib serta menjaga aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan.
Aksi Masih Berlangsung
Hingga berita ini diterbitkan, aksi penyampaian pendapat masih berlangsung di halaman Kantor DPR Papua Tengah.
Aparat gabungan tetap melakukan pengamanan dan pengawalan di sekitar lokasi guna menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama massa menyampaikan aspirasi.
Para wakil rakyat yang hadir juga diharapkan dapat menampung serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

Komentar