Mimika
Beranda / Mimika / Pemkab Mimika Gelar Gerakan Pangan Murah Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Pemkab Mimika Gelar Gerakan Pangan Murah Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

TIMIKA, Papuatengah.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua Tengah, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di daerah.

Gerakan Pangan Murah dilaksanakan melalui kolaborasi sejumlah organisasi perangkat daerah bersama mitra penyedia pangan sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi dan peningkatan ketahanan pangan masyarakat.

Permudah Akses Masyarakat Terhadap Pangan

Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Petrus Pali Amba, mengatakan Gerakan Pangan Murah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pangan pokok.

Menurutnya, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, namun tetap berkualitas dan tersedia dalam jumlah yang memadai.

“Masyarakat memperoleh dengan harga yang terjangkau, berkualitas dan tersedia dalam jumlah yang memadai,” ujarnya.

Penyaluran Tahap I Dana Otsus Mimika 2026 Capai Rp58,84 Miliar

Jaga Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan

Petrus menjelaskan bahwa stabilitas pasokan dan harga pangan menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Mimika terus melakukan berbagai langkah strategis untuk mengendalikan inflasi daerah, menjaga ketersediaan pangan, sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan biaya yang lebih ringan, terutama menjelang peringatan hari besar nasional.

“Hal ini tentunya menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga pangan terutama menjelang peringatan hari besar nasional,” katanya.

Perkuat Sinergi Antar Pemangku Kepentingan

Menurut Petrus, program Gerakan Pangan Murah tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

Polres Mimika Kantongi Identitas Terduga Pelaku Pembunuhan Jaren Wamang Magai

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, distributor, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan agar pasokan pangan di Kabupaten Mimika tetap aman, lancar, dan terjaga.

“Mari kita dukung program-program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Mimika,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan pangan lokal sebagai salah satu potensi strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dukung Pengendalian Inflasi dan Penurunan Stunting

Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Nyoman Dwitana, mengatakan Gerakan Pangan Murah mengajak masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dengan cara yang mudah, murah, dan aman.

Program tersebut diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, serta sejumlah mitra penyedia pangan.

SMP Negeri 1 Nabire Kembalikan Siswa Tersangka Kasus Pembunuhan kepada Orang Tua

“Masyarakat mendapatkan akses untuk kebutuhan pangannya di Hari Kemerdekaan ini dengan mudah, murah dan aman. Kami melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan subsidi harga pangan dari Pemerintah Mimika,” jelasnya.

Menurut Nyoman, kemudahan akses pangan juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menekan inflasi daerah sekaligus mendukung program nasional percepatan penurunan angka stunting.

Selain melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah juga mengembangkan kebun percontohan bagi keluarga yang berisiko mengalami stunting agar mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

“Program penurunan stunting ini salah satunya bagaimana masyarakat dengan mudah mengakses pangan. Di samping melaksanakan pangan murah ini, kami juga membuat kebun contoh bagi keluarga-keluarga yang berisiko stunting untuk menyediakan pangan yang murah dalam keluarga,” katanya.

Sediakan Berbagai Kebutuhan Pokok Bersubsidi

Dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok yang telah disubsidi Pemerintah Kabupaten Mimika.

Komoditas yang disediakan meliputi beras, gula pasir, telur ayam, daging ayam, minyak goreng, aneka sayuran, serta berbagai kebutuhan pangan lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, daya beli masyarakat meningkat, serta ketahanan pangan daerah semakin kuat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement