Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan (DLHKP) Provinsi Papua Tengah terus mendorong kesadaran pelestarian lingkungan melalui program pembagian bibit tanaman gratis kepada berbagai elemen masyarakat. Program ini menyasar instansi pemerintah, komunitas, gereja, sekolah, hingga masyarakat umum sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan penghijauan lingkungan secara berkelanjutan.
Sebagai wujud nyata dari program tersebut, DLHKP Papua Tengah menyerahkan sebanyak 355 bibit tanaman pohon kepada Komando Resor Militer (Korem) 173/PVB untuk mendukung kegiatan penghijauan di lingkungan kantor Korem. Bibit yang diserahkan terdiri dari 205 bibit matoa, 100 bibit tabebuya, dan 50 bibit ketapang kencana.
Kepala Seksi Pertanian Sosial Bidang Pengelolaan DAS dan Pemberdayaan Sosial DLHKP Papua Tengah, Afia Pitorsina Wiamuri, menjelaskan bahwa program pembagian bibit gratis telah berjalan sejak 2023 dan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Menurutnya, permintaan bibit dari Korem 173/PVB dilakukan secara resmi dan mencerminkan meningkatnya kesadaran berbagai institusi terhadap pentingnya penghijauan. Selain Korem, banyak pihak lain yang aktif memanfaatkan program ini, seperti sekolah-sekolah, komunitas lingkungan, serta lembaga keagamaan.
“Salah satu komunitas yang rutin mengambil bibit gratis adalah Papua Peduli Sampah. Kami juga kerap membagikan bibit pada berbagai momentum lingkungan, termasuk kegiatan penanaman pohon di ruang publik,” jelas Afia.
Ia menambahkan, persemaian DLHKP Papua Tengah menyediakan beragam jenis bibit, mulai dari tanaman kehutanan seperti merbau, mahoni, trembesi, dan tabebuya, hingga tanaman hias seperti pucuk merah, bunga soka, dan palem. Program ini terbuka luas bagi masyarakat dengan syarat mengajukan permohonan secara resmi melalui surat.
Bahkan, pemanfaatan bibit tidak hanya terbatas di wilayah Nabire, tetapi juga menjangkau daerah lain seperti Kabupaten Biak dan Kabupaten Dogiyai, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program pelestarian lingkungan ini.
DLHKP Papua Tengah berharap bibit yang dibagikan dapat dirawat dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Afia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian hutan dan alam Papua Tengah.
“Jangan menebang hutan, tetapi mari menanam demi masa depan Papua Tengah yang lebih hijau,” tutupnya.

Komentar