Nabire Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / Wagub Papua Tengah Ingatkan Orang Tua: Sarjana Papua Jangan Hanya Berorientasi Jadi ASN

Wagub Papua Tengah Ingatkan Orang Tua: Sarjana Papua Jangan Hanya Berorientasi Jadi ASN

NABIRE – Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si, mengingatkan para orang tua, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), agar tidak lagi mengarahkan anak-anak Papua semata-mata bercita-cita menjadi pegawai negeri setelah menyelesaikan pendidikan sarjana.

Hal tersebut disampaikan Deinas saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, pola pikir yang selama ini mendorong generasi muda Papua untuk menjadikan status ASN sebagai tujuan utama setelah lulus kuliah merupakan kekeliruan yang harus segera diubah.

“Tujuan anak-anak kita kuliah dan meraih gelar sarjana adalah supaya mereka tahu, paham, dan mampu melihat peluang. Bukan otomatis selesai sarjana langsung masuk pegawai negeri,” ujar Deinas di hadapan peserta apel.

Ia menegaskan Papua memiliki kekayaan alam yang sangat besar dan beragam. Namun, jika generasi mudanya hanya berorientasi menjadi ASN, maka sektor ekonomi, perdagangan, dan dunia usaha justru akan dikuasai oleh pihak luar.

Tokoh Adat dan Pemuda Serukan Damai, Kekerasan Dinilai Hancurkan Masa Depan Papua

“Kalau pola ini terus dipertahankan, lalu siapa yang akan mengelola kekayaan alam Papua? Siapa yang menggerakkan sektor ekonomi, perdagangan, dan dunia usaha di tanah ini?” katanya.

Wakil Gubernur menilai keterlibatan orang Papua dalam dunia usaha dan sektor ekonomi produktif menjadi kunci penting bagi kemandirian dan masa depan Papua Tengah. Oleh karena itu, ia secara khusus meminta para orang tua, terutama yang berstatus ASN, untuk mulai mengubah cara pandang dan memberikan pemahaman yang lebih luas kepada anak-anak mereka.

Ia menekankan bahwa pendidikan tinggi tetap penting, namun harus diiringi dengan keberanian, kreativitas, dan kemauan untuk terjun ke dunia usaha, wirausaha, serta ekonomi kreatif.

“Saya mengingatkan khusus kepada para orang tua pegawai negeri, sampaikan kepada anak-anak kita. Tetap sekolah, tetap jadi sarjana, tetapi jangan berhenti pada keinginan menjadi PNS saja,” tegasnya.

Menutup arahannya, Deinas mengajak seluruh peserta apel untuk melakukan refleksi bersama. Ia menekankan bahwa perubahan pola pikir harus dimulai dari orang Papua sendiri, terutama dari lingkungan keluarga.

Gelombang Kekerasan di Papua Tuai Kecaman, Tokoh Adat: Ini Sudah Melampaui Batas Kemanusiaan

“Kalau bukan kita yang menyampaikan dan mengingatkan anak-anak kita, siapa lagi?” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement