NABIRE, PapuaTengah.news – Suasana duka menyelimuti Pemakaman Baru Samabusa, Kabupaten Nabire, Rabu (9/9/2026). Tangis keluarga dan kerabat mengiringi pemakaman 11 korban kebakaran maut yang sebelumnya terjadi di Kabupaten Paniai.
Seluruh korban dimakamkan secara kolektif dalam satu liang lahat setelah jenazah selesai menjalani proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Papua.
Korban yang telah berhasil diidentifikasi terdiri atas Najamuddin (70), Wandi (36), Hasyim (30), Rizka Falma (28) yang merupakan istri Hasyim, Herlina (30) istri Wandi, serta enam anak yakni Aska (9), Abie (6), Adit (5), Ardi (9), Icha (6), dan Ai Yusuf (2).
JENAZAH TIBA PAGI HARI DI NABIRE
Kapolres Paniai AKBP Roycke Hendrik Fransico Betaubun mengatakan setelah proses identifikasi selesai, seluruh jenazah diberangkatkan menuju Kabupaten Nabire dengan pengawalan personel kepolisian.
Jenazah tiba di Nabire sekitar pukul 07.00 WIT. Setibanya di Samabusa, seluruh korban kemudian disemayamkan dan disalatkan di salah satu masjid sebelum dibawa menuju lokasi pemakaman.
“Jadi tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIT dengan pengawalan personel kita, jenazah tiba di Kabupaten Nabire dan disemayamkan serta disholatkan di salah satu masjid di Samabusa. Lalu tadi pukul 11.15 WIT dilakukan pemakaman, seluruhnya dimakamkan dalam satu liang lahat,” ujar Betaubun.
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga, kerabat, serta masyarakat yang datang memberikan penghormatan terakhir kepada para korban.
POLISI MASIH SELIDIKI PENYEBAB KEBAKARAN
Kapolres menyampaikan seluruh rangkaian pemakaman berlangsung aman dan lancar. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga serta masyarakat yang turut membantu proses pemakaman para korban.
“Tadi proses pemakaman berjalan dengan lancar dan seluruh rangkaian dapat dilaksanakan dengan baik. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, termasuk keluarga dan masyarakat yang turut mengawal proses pemakaman,” katanya.
Betaubun turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan dan berharap para korban mendapat tempat terbaik, sementara keluarga diberikan kekuatan menghadapi musibah tersebut.
48 RUMAH DAN KIOS TERBAKAR
Kebakaran yang merenggut 11 nyawa tersebut terjadi di kawasan Pasar Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Selasa (8/9/2026).
Peristiwa itu mengakibatkan sebanyak 48 rumah dan kios dilaporkan terbakar. Sebanyak 11 orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut, termasuk enam anak-anak.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Proses tersebut dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap fakta dan memastikan penyebab pasti peristiwa yang menimbulkan korban jiwa tersebut.
Pihak kepolisian memastikan penyelidikan akan terus dilakukan dan perkembangan terkait penyebab kebakaran akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan serta fakta yang ditemukan di lapangan.

Komentar