Nabire – Pemerintah Provinsi Papua Tengah berencana melakukan pelebaran runway di Bandara Douw Aturure guna meningkatkan kapasitas pelayanan penerbangan di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Papua Tengah, Ewonggen Kokoya, menjelaskan bahwa saat ini landasan pacu bandara tersebut memiliki panjang 2.500 meter yang telah rampung dibangun pada pertengahan 2025.
Menurutnya, rencana pelebaran dan perpanjangan runway telah disampaikan kepada Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan kerja di Kabupaten Nabire pada 20 April 2026.
“Rencana perpanjangan runway Bandara Douw Aturure sudah kami sampaikan kepada Wakil Presiden saat kunjungan beliau ke Nabire,” ujar Ewonggen, Jumat (24/4/2026).
Selain runway, pemerintah juga berencana melakukan pelebaran terminal parkir pesawat agar mampu menampung lebih banyak armada.
“Kami juga akan melakukan pelebaran terminal parkir pesawat agar lebih luas,” tambahnya.
Tak hanya sektor udara, Pemprov Papua Tengah turut menyiapkan rencana pengembangan Dermaga Samabusa guna memperkuat konektivitas transportasi laut.
Ewonggen menyebut, rencana pengembangan dermaga tersebut juga telah disampaikan kepada Wakil Presiden dalam kunjungan yang sama. Saat ini, Dinas Perhubungan Papua Tengah tengah menyusun dokumen teknis sebagai dasar pelaksanaan proyek.
Setelah perencanaan rampung, dokumen tersebut akan diserahkan kepada pemerintah pusat agar proses pengembangan dapat segera direalisasikan.
Pengembangan Bandara Douw Aturure dan Dermaga Samabusa diharapkan mampu meningkatkan konektivitas transportasi udara dan laut di Nabire, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua Tengah.

Komentar