JAYAPURA, PapuaTengah.news – Situasi keamanan di sekitar Kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) hingga kawasan depan Makorem 172/PWY sempat memanas pada Rabu (30/9/2026) setelah sekelompok massa mengibarkan bendera Bintang Kejora di dalam area kampus dan melakukan orasi.
DUA ORANG DIAMANKAN
Mengetahui adanya aksi tersebut, aparat keamanan mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Situasi kemudian memanas ketika petugas mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrick Maclarimboen mengatakan tindakan pengamanan terhadap dua orang tersebut memicu reaksi dari massa hingga terjadi ketegangan di sekitar lokasi.
“Ada dua orang yang kami amankan, dan setelah itu mereka (massa) marah hingga terjadi ketegangan,” ujar Fredrick di lokasi kejadian.
Ketegangan berlanjut hingga sekitar pukul 15.30 WIT. Massa dilaporkan melakukan pelemparan batu ke arah aparat, membakar ban, serta menutup akses jalan utama di depan Makorem 172/PWY.
DUA PERSONEL POLISI TERLUKA
Dalam insiden tersebut, dua personel kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka.
Fredrick membenarkan adanya personel yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. “Sementara yang terdata ada dua orang,” ujarnya.
Aparat kemudian melakukan langkah pengamanan dan pendekatan untuk mengendalikan situasi di sekitar Makorem 172/PWY.
MASSA MEMBUBARKAN DIRI
Setelah dilakukan komunikasi secara persuasif, massa akhirnya meninggalkan kawasan depan Makorem. Aparat memastikan situasi dapat dikendalikan tanpa terjadi kontak senjata.
“Sudah bubar tadi. Kami sampaikan baik-baik dan mereka perlahan meninggalkan lokasi,” pungkas Fredrick.
Situasi di sekitar lokasi selanjutnya berangsur kondusif setelah massa membubarkan diri dan akses jalan kembali dapat diamankan.

Komentar