Internasional
Beranda / Internasional / Ketegangan Taiwan-China Memanas di Sekitar Pulau Pratas

Ketegangan Taiwan-China Memanas di Sekitar Pulau Pratas

Situasi di Laut China Selatan kembali memanas setelah kapal penjaga pantai Taiwan dan China terlibat saling adang di sekitar Pulau Pratas atau yang dikenal juga sebagai Pulau Dongsha.

Insiden yang berlangsung selama dua hari terakhir itu memicu kekhawatiran baru terhadap potensi eskalasi konflik di kawasan strategis Asia Pasifik.

Menurut pernyataan resmi Coast Guard Taiwan, kedua pihak terlibat konfrontasi verbal melalui komunikasi radio terkait klaim kedaulatan wilayah perairan tersebut.

Kapal patroli Taiwan, Taichung, dilaporkan menghadapi kapal China Coast Guard bernomor CCG-3501 yang tengah melakukan patroli rutin di kawasan yang diklaim Taiwan sebagai wilayahnya.

Dalam percakapan radio tersebut, pihak China meminta kapal Taiwan untuk tidak mengganggu operasi patroli mereka. Namun, Taiwan merespons keras dengan menuding tindakan Beijing menunjukkan klaim perdamaian China tidak sejalan dengan aktivitas mereka di lapangan.

Jamaah Haji Asal Mimika Keluar dari Rumah Sakit Jelang Puncak Armuzna

Hingga laporan terakhir, kedua kapal masih sempat bersitegang sebelum kapal CCG-3501 akhirnya meninggalkan kawasan sengketa beberapa jam kemudian.

Pulau Pratas saat ini berada di bawah kendali Taiwan, namun China terus mengklaim pulau tersebut beserta wilayah perairan strategis di sekitarnya sebagai bagian dari teritorinya.

Ketegangan itu terjadi menjelang pertemuan penting antara Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing pada 14 Mei lalu, yang dinilai sejumlah pengamat sebagai momentum China memperkuat posisi geopolitiknya di kawasan.

Pemerintah Taiwan menegaskan akan tetap mempertahankan status quo dan menuduh China menjadi sumber utama meningkatnya ketidakstabilan di kawasan Laut China Selatan.

Sementara itu, Amerika Serikat disebut terus memantau perkembangan situasi dengan cermat, terutama karena keterlibatan Washington dalam penjualan senjata ke Taiwan yang selama ini menjadi salah satu sumber ketegangan utama dengan Beijing.

Sembilan WNI Korban Penahanan Israel Dijadwalkan Pulang ke Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement