Mimika – Bupati Johannes Rettob meminta seluruh kepala distrik di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, untuk tetap berada di tempat tugas guna memastikan pelayanan pemerintahan berjalan optimal.
Kabupaten Mimika sendiri memiliki 18 distrik yang tersebar di wilayah pesisir hingga pegunungan. Namun, menurut Bupati, masih ditemukan sejumlah kepala distrik yang tidak menetap di wilayah tugasnya setelah dilantik.
“Wajib dan harus selalu berada di tempat tugas. Jangan hanya saat ada acara seperti 17 Agustus atau kunjungan saja baru berada di distrik,” tegasnya di Timika, Selasa.
Sebagai langkah pengawasan, pemerintah daerah berencana memasang jaringan internet di seluruh kantor distrik mulai Juli 2026. Fasilitas ini akan digunakan untuk memantau kinerja aparatur melalui rapat evaluasi daring setiap minggu.
“Saat rapat daring, semua kepala distrik wajib berada di tempat tugas,” ujarnya.
Selain menekankan disiplin aparatur, Bupati juga meminta kepala distrik untuk aktif mendukung program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di wilayah masing-masing.
Ia menegaskan, sejumlah program strategis yang dijalankan PKK harus menjadi perhatian serius pemerintah distrik, di antaranya penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pembinaan kader kesehatan di kampung, penurunan stunting, serta program wajib belajar 13 tahun.
“Kita harapkan peran PKK lebih ditonjolkan. Pelajari programnya dan laksanakan dengan baik,” tambahnya.
Menurut Bupati, kehadiran kepala distrik di wilayah tugas menjadi kunci dalam memastikan program pemerintah benar-benar berjalan dan dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di wilayah terpencil.

Komentar