Aktivitas di Bandara Internasional Imam Khomeini mengalami lonjakan signifikan pada Minggu (3/5/2026), seiring keberangkatan jemaah haji Iran menuju Arab Saudi.
Penerbangan tersebut merupakan keberangkatan ke-13 sejak 25 April, dengan rata-rata sekitar 260 penumpang di setiap penerbangan. Hingga saat ini, tercatat sekitar 9.700 jemaah telah diberangkatkan dari berbagai titik di Iran.
Dari jumlah tersebut, sekitar 7.000 jemaah berangkat melalui Mashhad, sementara 2.700 lainnya melalui Bandara Imam Khomeini di Teheran.
Target 35 Ribu Jemaah
Secara keseluruhan, Iran menargetkan sekitar 35.000 jemaah untuk diberangkatkan pada musim haji tahun ini. Angka tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan pelaksanaan ibadah tetap berjalan, meskipun situasi geopolitik kawasan tengah memanas.
Keberangkatan ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan regional, termasuk dinamika hubungan antara Iran dan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.
Simbol Keteguhan di Tengah Krisis
Pejabat setempat menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji tetap berjalan sesuai jadwal sebagai bentuk solidaritas dan keteguhan iman umat Islam.
Pengamat menilai lonjakan aktivitas di bandara menjadi simbol kesiapan Iran dalam mengelola keberangkatan massal, sekaligus menunjukkan tekad untuk menjaga kontinuitas ibadah di tengah tantangan keamanan.
Pemerintah juga mengimbau para jemaah untuk tetap waspada serta mematuhi protokol kesehatan selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, guna memastikan keamanan dan kenyamanan bersama.

Komentar