Nabire – Ketua Lembaga Masyarakat Adat Kabupaten Nabire, Karel Misiro, mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) terhadap tenaga sipil di wilayah Papua.
Dalam pernyataannya di Kabupaten Nabire, Karel menyebut berbagai aksi kekerasan yang menyasar tenaga kesehatan, guru, pilot, hingga pengemudi ojek telah menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.
Menurutnya, tindakan pembunuhan maupun intimidasi terhadap para pekerja yang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat sangat meresahkan serta berdampak langsung terhadap kehidupan warga di daerah pedalaman.
Karel menegaskan bahwa masyarakat Papua dikenal menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan kedamaian. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan yang dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat.
Ia juga berharap semua elemen masyarakat dapat bersatu menjaga stabilitas keamanan agar aktivitas pembangunan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan di Tanah Papua dapat terus berjalan dengan baik.
“Dengan situasi yang aman dan damai, masyarakat bisa menjalankan kehidupan sehari-hari dengan tenang dan pembangunan di Papua dapat terus berjalan demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Komentar