Deiyai Hukum & Kriminal
Beranda / Hukum & Kriminal / Polres Deiyai Selidiki Penganiayaan di Kampung Okomo, Korban Alami Luka Bacok di Kepala

Polres Deiyai Selidiki Penganiayaan di Kampung Okomo, Korban Alami Luka Bacok di Kepala

DEIYAI — Kepolisian Resor (Polres) Deiyai melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) tengah menyelidiki kasus penganiayaan yang terjadi di Kampung Okomo, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, pada Jumat (16/1/2026) malam.

Penanganan awal kasus tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Deiyai, IPDA Muhammad Dito Anugerah, S.Tr.K., M.H., bersama sejumlah personel Sat Reskrim. Peristiwa penganiayaan diketahui terjadi sekitar pukul 18.20 WIT, sementara aparat kepolisian bergerak ke lokasi kejadian sekitar pukul 19.00 WIT.

Korban diketahui bernama Alexander Lintang (47), seorang sopir lintas asal Kampung Okomo, Distrik Tigi. Saat kejadian, korban sedang dalam perjalanan pulang dari Kali Wakei menuju rumahnya dengan mengendarai sepeda motor.

Setibanya di sekitar rumah, korban tiba-tiba diserang dari arah belakang oleh pengendara sepeda motor yang tidak dikenal. Korban mengaku mendapat pukulan atau bacokan di bagian kepala hingga hampir terjatuh. Karena merasa pusing, korban akhirnya terjatuh bersama sepeda motornya.

Meski dalam kondisi terluka, korban masih sempat bangkit dan langsung menuju rumah untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada istrinya. Selanjutnya, pihak keluarga membawa korban ke dokter praktik di Apotek Amy Farma, Waghete II, untuk mendapatkan penanganan medis.

Tokoh Adat dan Pemuda Serukan Damai, Kekerasan Dinilai Hancurkan Masa Depan Papua

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka sobek di bagian kepala yang diduga disebabkan oleh benda tajam. Korban harus menjalani 7 jahitan bagian dalam dan 8 jahitan bagian luar, dengan penanganan medis dilakukan oleh dr. Josua Purba.

Dalam proses penyelidikan awal, polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan korban dan sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti berupa satu buah topi yang dikenakan korban saat kejadian.

Hingga kini, pelaku masih dalam penyelidikan. Tidak ada saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut, dan korban belum dapat mengenali ciri-ciri pelaku. Kasus ini masih ditangani oleh Sat Reskrim Polres Deiyai untuk mengungkap motif dan pelaku penganiayaan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement