Nabire
Beranda / Nabire / Satlantas Polres Nabire Mediasi Kasus Kecelakaan di Topo, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Satlantas Polres Nabire Mediasi Kasus Kecelakaan di Topo, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

NABIRE, PapuaTengah.news – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nabire melaksanakan mediasi terkait permasalahan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Topo, tepatnya di Jalan Trans-Papua Poros Nabire–Paniai, Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Kegiatan mediasi yang berlangsung pada Sabtu (31/10/2026) tersebut dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Nabire, Iptu Adam Mahardika Siagian, S.Tr.K., S.I.K., didampingi Kapolsek Uwapa Iptu I Wayan Widia dan Kasat Binmas Iptu Ambrosius P. Manery.

Mediasi dilakukan dengan mempertemukan pihak-pihak yang terlibat dalam permasalahan kecelakaan lalu lintas untuk memberikan ruang komunikasi, klarifikasi, serta mencari solusi terbaik melalui musyawarah bersama.

POLISI FASILITASI KOMUNIKASI KEDUA PIHAK

Dalam pelaksanaan mediasi, masing-masing pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan keterangan, penjelasan, serta pandangan terkait permasalahan kecelakaan yang terjadi.

Personel Polres Nabire turut memberikan arahan dan pemahaman agar persoalan dapat dibicarakan secara baik-baik dengan mengedepankan sikap saling menghargai.

Empat Kali Kantor Pemerintah Intan Jaya Dibobol, Pelayanan Publik dan Keamanan Aset Daerah Jadi Sorotan

Pendekatan tersebut dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman maupun perselisihan yang berpotensi memperkeruh situasi di antara pihak-pihak yang terlibat.

Melalui komunikasi dan musyawarah yang difasilitasi kepolisian, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepahaman dan sepakat membuat surat pernyataan sebagai bentuk kesepakatan bersama dalam penyelesaian permasalahan kecelakaan lalu lintas tersebut.

Kesepakatan itu diharapkan menjadi pegangan bagi kedua pihak untuk menghormati dan melaksanakan hal-hal yang telah disetujui bersama, dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.

KASAT LANTAS: MEDIASI MERUPAKAN BAGIAN DARI PELAYANAN KEPOLISIAN

Kasat Lantas Polres Nabire, Iptu Adam Mahardika Siagian, menyampaikan bahwa kegiatan mediasi merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam menangani permasalahan lalu lintas.

Menurutnya, komunikasi, pendekatan persuasif, dan musyawarah dapat menjadi sarana penyelesaian persoalan apabila memungkinkan serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Polres Intan Jaya Selidiki Empat Kali Kasus Pencurian dan Pengerusakan di Kantor Bupati

Melalui pendekatan tersebut, kepolisian berupaya memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan secara bijaksana tanpa mengesampingkan aturan hukum.

KAPOLRES TEKANKAN PELAYANAN YANG HUMANIS DAN PROFESIONAL

Sementara itu, Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, menyampaikan bahwa Polri senantiasa hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

Kehadiran kepolisian dalam kegiatan mediasi tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Nabire untuk membantu memfasilitasi penyelesaian permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Kapolres juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik, menjaga sikap saling menghormati, serta mengutamakan penyelesaian persoalan secara bijaksana tanpa mengabaikan aturan hukum.

Menurutnya, keterlibatan personel kepolisian dalam memfasilitasi mediasi mencerminkan upaya memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Muhammad Iskandar Terpilih Pimpin HKJSM Papua Tengah, Sumardi Abdullah Nahkodai Kabupaten Nabire

IMBAU PENGENDARA UTAMAKAN KESELAMATAN

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Nabire turut mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di Jalan Trans-Papua Poros Nabire–Paniai, agar selalu berhati-hati saat berkendara.

Pengendara diminta mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan di jalur penghubung Nabire–Paniai.

Dengan terlaksananya mediasi tersebut, Polres Nabire berharap permasalahan kecelakaan lalu lintas di wilayah Topo dapat diselesaikan dengan baik berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) maupun keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Nabire.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement