Nabire Pendidikan
Beranda / Pendidikan / MI Al-Azhar Samabusa Tak Lagi Kekurangan Ruang Kelas, Butuh Laboratorium IPA dan Perpustakaan

MI Al-Azhar Samabusa Tak Lagi Kekurangan Ruang Kelas, Butuh Laboratorium IPA dan Perpustakaan

NABIRE, PapuaTengah.news – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Azhar Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, kini tidak lagi mengalami kekurangan ruang kelas setelah menerima bantuan revitalisasi dari Kementerian Agama (Kemenag) RI pada 2025.

Bantuan tersebut digunakan untuk merehabilitasi empat ruang kelas serta membangun lima ruang kelas baru. Dengan tersedianya fasilitas tersebut, seluruh siswa kini dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) pada pagi hari tanpa harus membagi jadwal masuk menjadi pagi dan siang.

Kepala MI Al-Azhar Samabusa, Ernawati, S.Pd., mengatakan penambahan dan perbaikan ruang kelas tersebut memberikan perubahan bagi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah yang dipimpinnya.

SELURUH SISWA BISA BELAJAR PADA PAGI HARI

Saat ditemui Papuapos Nabire belum lama ini, Ernawati menjelaskan bahwa pembangunan lima ruang kelas baru dan rehabilitasi empat ruang kelas telah membantu memenuhi kebutuhan ruang belajar bagi para siswa.

Dengan kondisi tersebut, sekolah tidak lagi harus mengatur sebagian siswa atau kelas untuk mengikuti pembelajaran pada siang hari. Seluruh siswa kini dapat masuk sekolah pada pagi hari sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih teratur.

SMA YPBI Sion Samabusa Terima Revitalisasi Rp1,7 Miliar, Sejumlah Fasilitas Pendidikan Dibangun dan Direhabilitasi

Bantuan revitalisasi itu menjadi langkah penting dalam meningkatkan ketersediaan sarana pendidikan di MI Al-Azhar Samabusa, khususnya dalam memenuhi kebutuhan ruang kelas yang sebelumnya masih terbatas.

LABORATORIUM IPA DAN PERPUSTAKAAN MASIH DIBUTUHKAN

Meski kebutuhan ruang kelas telah terpenuhi, Ernawati menyebut sekolahnya masih membutuhkan dua fasilitas penunjang pendidikan, yakni laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan perpustakaan.

Menurutnya, keberadaan laboratorium IPA diperlukan untuk mendukung pembelajaran yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan alam, sedangkan perpustakaan dapat menunjang kegiatan membaca serta memperluas wawasan siswa.

Kedua fasilitas tersebut dinilai penting untuk melengkapi sarana pendidikan dan mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal di MI Al-Azhar Samabusa.

HARAPAN DUKUNGAN PEMERINTAH DAERAH DAN KEMENAG

Ernawati berharap Pemerintah Kabupaten Nabire maupun Kementerian Agama dapat memberikan dukungan untuk pembangunan laboratorium IPA dan perpustakaan di masa mendatang.

SD Inpres Teluk Kimi Jadikan Doa dan Senam Bersama sebagai Program Wajib Setiap Jumat

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan dua gedung tersebut masih menjadi perhatian pihak sekolah dan yayasan. Karena itu, dukungan dari para pemangku kebijakan, baik di tingkat daerah maupun pusat, sangat diharapkan agar kebutuhan fasilitas pendidikan tersebut dapat direalisasikan.

Pihak sekolah berharap pembangunan laboratorium IPA dan perpustakaan dapat menjadi tahap lanjutan dalam melengkapi sarana pendidikan setelah kebutuhan ruang kelas terpenuhi.

Dengan tersedianya ruang belajar, laboratorium, dan perpustakaan yang memadai, MI Al-Azhar Samabusa diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar serta memberikan lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi seluruh siswa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement