Nabire
Beranda / Nabire / TNI Siapkan 2.700 Prajurit untuk Enam Batalyon TP di Papua Tengah

TNI Siapkan 2.700 Prajurit untuk Enam Batalyon TP di Papua Tengah

NABIRE, PapuaTengah.news – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan 2.700 prajurit untuk memperkuat enam Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) tambahan di Provinsi Papua Tengah. Penambahan tersebut ditujukan untuk melengkapi satuan teritorial di delapan kabupaten agar setiap wilayah memiliki satu batalyon.

Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alvianto mengatakan, pasukan tambahan mulai tiba secara bertahap sejak 9 Oktober 2026 dan untuk sementara ditempatkan di Nabire serta Mimika.

“Setiap batalyon memiliki kekuatan 450 prajurit sehingga enam batalyon membutuhkan total 2.700 prajurit. Penempatan tersebut ditujukan untuk enam kabupaten yang belum memiliki Batalyon TP,” ujarnya di Nabire, Selasa.

Enam Kabupaten Menjadi Sasaran Penempatan

Enam kabupaten yang akan menerima penempatan batalyon tambahan tersebut adalah Dogiyai, Deiyai, Paniai, Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya.

Saat ini, Papua Tengah telah memiliki Batalyon TP 804 di Nabire dan Batalyon TP 820 di Mimika. Dengan penambahan enam batalyon, seluruh delapan kabupaten di provinsi tersebut ditargetkan memiliki satuan Batalyon TP.

Pemprov Papua Tengah Salurkan 34 Motor untuk Dorong Usaha Pemuda OAP di Puncak Jaya

Vivin menjelaskan, prajurit yang disiapkan untuk Dogiyai, Deiyai, dan Paniai secara bertahap telah berada di Nabire. Sementara itu, sebagian pasukan yang akan ditempatkan di Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya sudah berada di Mimika.

Markas Batalyon Masih Dipersiapkan

Penempatan sementara di Nabire dan Mimika dilakukan karena markas batalyon di masing-masing kabupaten tujuan belum siap digunakan. Selama menunggu kesiapan fasilitas, para prajurit diperbantukan pada satuan TNI yang telah beroperasi di kedua wilayah tersebut.

“Di Nabire, misalnya, untuk sementara para prajurit Batalyon TP yang sudah datang diperbantukan pada satuan Korem, Brigif, Batalyon TP 804, dan satuan terkait lainnya,” kata Vivin.

Menurutnya, pemindahan prajurit ke kabupaten tujuan akan dilaksanakan setelah markas masing-masing batalyon siap digunakan. Kesiapan fasilitas menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran penempatan satuan baru.

Diharapkan Perkuat Pertahanan dan Pembangunan

Penyiapan enam Batalyon TP tambahan merupakan bagian dari penataan satuan teritorial TNI di Papua Tengah. Kehadiran satuan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pelaksanaan tugas pertahanan sekaligus mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Wagub Papua Tengah Ajak Warga Mimika Hentikan Konflik dan Perkuat Persatuan

Vivin juga menyampaikan bahwa sejumlah lokasi yang direncanakan sebagai markas batalyon masih membutuhkan dukungan pemerintah daerah agar proses penempatan pasukan dapat berjalan sesuai rencana.

Melalui penambahan ini, TNI menargetkan penguatan kehadiran satuan teritorial di seluruh kabupaten Papua Tengah sehingga pelaksanaan tugas pertahanan dan dukungan terhadap pembangunan wilayah dapat dilakukan secara lebih merata.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement