Nabire
Beranda / Nabire / Nabire Siapkan 1.300 Hektare Sawah Baru untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Nabire Siapkan 1.300 Hektare Sawah Baru untuk Perkuat Ketahanan Pangan

NABIRE, PapuaTengah.news – Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pertanian menyiapkan pengembangan hingga 1.300 hektare areal persawahan baru melalui Program Cetak Sawah Rakyat. Program tersebut diarahkan untuk memperluas lahan produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nabire Yasor Victor Sawo mengatakan, pada tahap awal pemerintah melakukan survei investigasi dan desain terhadap lahan yang telah disiapkan untuk mendukung program tersebut.

PENCETAKAN SAWAH DILAKUKAN BERTAHAP

Yasor menjelaskan, target 1.300 hektare tidak seluruhnya akan dicetak dalam satu tahun. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran pemerintah serta kondisi teknis lahan di lapangan.

“Pencetakan sawah tahun ini tidak langsung 1.300 hektare, tetapi dilakukan bertahap dengan menyesuaikan kemampuan pemerintah dan kondisi di lapangan. Mungkin kita cetak 100-200 hektare sesuai dengan kemampuan,” katanya.

Lahan yang dipersiapkan merupakan areal baru yang telah masuk dalam data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan dinilai mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi lahan persawahan produktif.

Pemkab Puncak Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Lambewi Terdampak El Nino

EMPAT DISTRIK JADI LOKASI PENGEMBANGAN

Pengembangan sawah baru tersebut direncanakan tersebar di Distrik Makimi, Nabire Barat, Wanggar dan Yaro. Keempat wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai kawasan yang memiliki aktivitas pertanian padi di Kabupaten Nabire.

Saat ini luas persawahan di Nabire diperkirakan mencapai sekitar 2.000 hektare. Apabila target pengembangan 1.300 hektare dapat direalisasikan, total luas areal sawah berpotensi meningkat menjadi lebih dari 3.300 hektare.

“Kalau ditambah 1.300 hektare, luas sawah di Nabire bisa lebih dari 3.300 hektare untuk mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

VARIETAS PADI AKAN DISESUAIKAN

Perluasan lahan juga akan dibarengi dengan pengembangan varietas padi yang disesuaikan dengan karakteristik lahan dan kebutuhan produksi di Nabire.

Dinas Pertanian, kata Yasor, turut menyiapkan pengembangan padi biofortifikasi serta sejumlah varietas lainnya sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan ketersediaan pangan.

Pemprov Papua Tengah Salurkan Rp1,5 Miliar dan 11 Jenis Alkes untuk RSUD Paniai

Program Cetak Sawah Rakyat sendiri merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk menambah luas lahan pertanian produktif sekaligus mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan masyarakat.

DIPADUKAN DENGAN OPTIMALISASI LAHAN

Pengembangan sawah baru akan berjalan beriringan dengan optimalisasi lahan pertanian yang telah tersedia. Pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi pertanian modern serta peningkatan dan perbaikan jaringan irigasi guna mendukung produktivitas sawah.

Dengan kombinasi perluasan areal, pemanfaatan teknologi dan pembenahan infrastruktur pertanian, Pemkab Nabire menargetkan kapasitas produksi padi dapat terus meningkat untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement