papuatengah.news, NABIRE – Kepala Suku Moora Provinsi Papua Tengah, Donatus Sembor, menggelar kegiatan sosialisasi bertema memperkokoh persatuan dan menjaga stabilitas keamanan dalam rangka menyambut Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat di kediamannya di Jalan Mamoribo, Kelurahan Sanoba Pantai, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, dirangkaikan dengan nonton bareng Film Dokumenter Suara Papua: Kabupaten Nabire serta pembagian 10 paket sembako kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Donatus Sembor mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai pengingat penting untuk memperkuat persatuan dan menjaga keamanan di Tanah Papua.
“Momentum bersejarah ini harus menjadi pengingat bagi kita dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat, memperkokoh tali persatuan, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Tanah Papua, khususnya di wilayah Kabupaten Nabire,” ujarnya.
Ia juga secara khusus mengingatkan generasi muda Papua agar tidak mudah terprovokasi oleh tindakan kekerasan yang dapat merugikan masyarakat dan masa depan Papua.
“Saya meminta dengan sangat agar anak muda Papua tidak mudah terprovokasi oleh tindakan kekerasan yang merugikan sesama. Jadikan momentum Pancasila ini sebagai pembuktian bahwa pemuda Papua adalah pemuda yang cerdas, beriman, dan cinta damai,” tegasnya.
Selain itu, Donatus menekankan pentingnya menjaga persaudaraan tanpa membedakan latar belakang suku maupun asal daerah.

“Saya tidak pernah memandang atau membeda-bedakan dari mana seseorang berasal, apakah dia warga pendatang atau warga asli Papua. Dalam hal berbagi dan menolong sesama, di mata saya kita semua adalah bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui semangat gotong royong, saling membantu, dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat Papua yang majemuk.
Dalam kesempatan tersebut, Donatus juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat.

“Tolong jangan dilihat dari seberapa banyak jumlah bantuan yang diterima, namun mari dimaknai sebagai bentuk kepedulian dan semangat kebersamaan sebagai satu keluarga besar suku Moora,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat persatuan, toleransi, dan cinta damai terus tumbuh di tengah masyarakat Papua menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila.

Komentar