Nabire
Beranda / Nabire / Kepala Suku Besar Woa Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Kerja Bakti, Pemasangan 150 Bendera dan Perlombaan Rakyat

Kepala Suku Besar Woa Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Kerja Bakti, Pemasangan 150 Bendera dan Perlombaan Rakyat

NABIRE, Papuatengah.news – Kepala Suku Besar Woa, Gerki Waibusi, menggelar berbagai kegiatan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 bersama masyarakat Suku Woa di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di kalangan masyarakat adat.

Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

Rangkaian kegiatan diawali dengan kerja bakti membersihkan kawasan sepanjang Jalan Frans Kaisepo, Kabupaten Nabire. Masyarakat Suku Woa secara bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan wilayah tempat tinggal mereka.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat adat.

Gerki Waibusi mengatakan bahwa semangat gotong royong merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Dokter Asal Papua Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di KJRI Shanghai

150 Bendera Merah Putih Berkibar

Selain melaksanakan kerja bakti, masyarakat Suku Woa juga memasang sebanyak 150 bendera Merah Putih di sepanjang Jalan Frans Kaisepo untuk memeriahkan suasana peringatan kemerdekaan.

Pemasangan bendera dilakukan secara bersama-sama sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan serta bentuk kecintaan masyarakat terhadap bangsa dan negara.

Menurut Gerki, momentum kemerdekaan harus dimaknai tidak hanya sebagai perayaan seremonial, tetapi juga sebagai kesempatan memperkuat rasa persatuan dan nasionalisme di tengah masyarakat.

Perlombaan Rakyat Penuh Kebersamaan

Untuk menambah semarak peringatan HUT RI, Kepala Suku Besar Woa juga menyelenggarakan berbagai perlombaan rakyat yang diikuti masyarakat dari berbagai kalangan.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh suasana kekeluargaan. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, perlombaan juga menjadi wadah mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan antarwarga.

Pemkab Mimika Bangun Sentra Perikanan Rp700 Juta untuk Dukung Nelayan Kampung Akar

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga yang mengikuti maupun menyaksikan berbagai perlombaan yang digelar selama perayaan kemerdekaan.

Apresiasi untuk Pemerintah dan Presiden

Dalam kesempatan tersebut, Gerki Waibusi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas berbagai perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat Suku Woa.

Menurutnya, dukungan pemerintah telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam bidang pembangunan maupun pemberdayaan ekonomi.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Pusat dan khususnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas perhatian dan bantuan yang selama ini diberikan kepada masyarakat Suku Woa. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kami dan menjadi motivasi untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Gerki Waibusi.

Ia menambahkan bahwa hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat adat merupakan modal penting dalam menciptakan kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera.

Warmare Disiapkan Jadi Kampung Dodol Matoa Pertama di Papua Barat

Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Gerki Waibusi juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan meningkatkan rasa cinta tanah air.

Menurutnya, nilai-nilai gotong royong, saling menghormati, dan kebersamaan harus terus dipelihara sebagai fondasi kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena selain memeriahkan Hari Kemerdekaan, juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, menjaga persatuan, dan menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat. Kami ingin masyarakat merayakan kemerdekaan dengan penuh sukacita, aman, dan damai,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen masyarakat Suku Woa untuk terus mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan di Papua Tengah.

Wujud Nasionalisme Masyarakat Adat

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Melalui kerja bakti, pemasangan 150 bendera Merah Putih, serta berbagai perlombaan rakyat, masyarakat Suku Woa menunjukkan semangat gotong royong dan nasionalisme yang kuat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Perayaan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa nilai persatuan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap NKRI terus tumbuh dan terjaga di tengah masyarakat adat Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement